Home / Kesehatan / 17 Kosmetik Berbahaya Beredar di NTT

17 Kosmetik Berbahaya Beredar di NTT

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Ilustrasi

Ilustrasi

NTTTERKINI.COM, Kupang – Balai pengawasan obat dan makanan (BPOM) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menemukan 17 kosmetik berbahaya yang beredar di daerah ini. Karena itu, BPOM mengingatkan warga untuk waspada menggunakan kosmetik.

“Ada 17 produk kosmetik yang ditemukan BPOM mengandung zat berbahaya,” kata Kepala Balai POM Kupang Ruth Diana Laiskodat kepada wartawan, Rabu, 29 Mei 2013.

17 kosmetik yang masuk daftar hitam BPOM itu yakni Tabita Daily Cream, Tabita Nightly Cream, Tabita Skin Care Smooth Lotion, Herbal Clinic Green Alvina Walet Cream Mild Night Cream, dan Green Alvina Night Cream Acne.

Chrysant 24 Skin Care Pemutih Ketiak, Chrysant 24 Skin Care Cream Malam Jasmine, Chrysant 24 Skin Care AHA Toner Nomor 1, Chrysant 24 Skin Care AHA Toner Nomor 2, Hayfa Sunblock Acne Cream Natural Pagi-Sore.

Baca Juga :  Balita Ini Hidup Empat Tahun Tanpa Anus

Hayfa Acne Morning Pagi-Sore, Acne Lotion dr.Nur Hidayat, Sp.K.K., Cream Malam Prima 1 dr. Nur Hidayat, Sp.K.K., Acne Cream Malam dr.Nur Hidayat, Sp.K.K., Cantik Whitening Vit.E Night Cream, dan Cantik Whitening Vit. E Day Cream.

BPOM NTT, menurut dia, teah menurunkan tim khususnya untuk melihat berbagai merk kosmetik yang beredar di lapangan. “Tidak saja 17 produk yang dilarang, tetapi juga produk lainnya,” katanya.

Tim BPOM Kupang juga akan mengecek produk lain, karena 2003 lalu beredar 10 jenis produk yang dilarang, tahun 2004 51 produk, tahun 2006 27 produk, tahun 2007 26 produk, dan tahun 2009 paling banyak 70 produk.

BPOM mengimbau masyarakat agar tidak membeli produk kosmetik tersebut. Apalagi sampai menggunakannya secara rutin, karena bisa merusakan jaringan metabolisme tubuh, akibat iritasi dan muncul bintik merah yang berdampak terjadinya infeksi. “Dampaknya iritasi pada kulit. Jika menggunakan produk yang mengandung zat berbahaya itu,” katanya. (Ado)

Baca Juga :  Dana Promosi Sail Komodo Rp1 Miliar Belum Dimanfaatkan

 

Komentar ANDA?

Tags : # # #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]