Home / Sosbud / 25 TKW asal NTT Disekap di Medan

25 TKW asal NTT Disekap di Medan

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Puluhan TKW asal Indonesia

NTTTERKINI.COM, Kupang – Sebanyak 25 tenaga kerja wanita (TKW) asal Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Rabu, 6 Februari 2013 masih disekap di sebuah apartemen di Medan, Sumatera Utara. Diduga puluhan TKW itu adalah korban perdagangan manusia (Traficiking).

“Masih ada 25 orang yang disekap disana (Medan),” kata Eri Ndun, warga Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Rabu, 6 Februari 2013. Eri merupakan satu-satunya TKW yang berhasil lolos dari sekapan itu.

Eri berhasil lolos setelah sempat nekat melompat dari lantai empat apartemen tempat penyekapan itu, namun aksinya berhasil digagalkan, dan diketahui warga sekitar yang akhirnya melaporkan kasus penyekapan itu ke Polisi Medan.

Baca Juga :  Tiga Desa di Ngada Terancam Gagal Panen

Setelah kejadian itu, majikan Eri langsung memulangkannya ke Kupang dan mengancam untuk tidak melaporkan kasus penyekapan ini ke Polisi. “Pulang jangan lapor polisi, karena gaji kamu saya sudah pakai bayar polisi Rp 25 Juta,” kata Eri meniru ucapan majikannya.

Saat hendak pulang, 25 temannya yang masih disekap meminta agar sesampainya di Kupang segera melapor kasus ini ke Polisi dan pemerintah agar mereka juga dapat di pulangkan. “Mereka juga mendapat perlakuan seperti yang saya alami,” katanya.

Eri mengaku direkrut seseorang ibu bernama As yang menawarinya untuk bekerja di Jakarta. Namun sebelum ke Jakarta, korban diajak ke salah seorang yang bernama Rebeca di Kelurahan Lasiana, Kota Kupang untuk bekerja di Medan.
“Rebeca adalah orang yang menyalurkan tenaga kerja ke Jakarta,” katanya.

Baca Juga :  Pengangkatan 209 Tenaga Honor Kota Kupang Tunggu SK BKN

Dia mengaku diiming-iming kontrak kerja tiga tahun, dengan gajinya hingga Rp 26 juta. “Saya sempat menolak, tapi di paksa Rebeca, karena takut, akhirnya saya turuti saja,” katanya.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polda NTT dan Rumah Perempuan, dengan didampingi Asosiasi pengerah Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) NTT. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]