Home / Sosbud / 573 Calon TKI Digagalkan Keberangkatan ke Luar Negeri

573 Calon TKI Digagalkan Keberangkatan ke Luar Negeri

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Joseph Nae Soi

NTTTERKINI.COM, Kupang – Sebanyak 573 calon tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang hendak diberangkatkan ke luar negeri secara ilegal pada dua bulan terakhir ini, digagalkan keberangkatannya oleh gugus tugas Human Trafficking (Perdagangan orang) di Bandara El Tari dan Pelabuhan Tenau Kupang.

“Selama kami menjabat Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, sudah 573 calon TKI yang digagalkan keberangkatannya,” kata Wakil Gubernur NTT, Joseph Nae Soi kepada wartawan belum lama ini.

Menurut dia, mereka yang digagalkan keberangkatannya ke luar negeri, karena tidak miliki ketrampilan yang cukup, serta dokumen yang lengkap. “Sementara kami moratorium pengiriman TKI yang tak miliki ketrampilan atau dokumen yang lengkap,” katanya.

Baca Juga :  Kupang Kota Layak Anak

TKI yang boleh dikirim, kata dia, adalah TKI yang telah miliki ketrampilan atau telah diberikan pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) dan Perusahaan pengirim TKI harus menunjukan dokumen perjanjian kerja dengan negara tujuan pengiriman calon TKI. “Jika tidak ada ketrampilan dan dokumen itu, maka kami melarang untuk dikirim,” tegasnya.

Dia mengaku pemerintah provinsi telah melakukan kerjasama dengan aparat keamanan dan pemerintah kabupaten/kota untuk mengehentikan sementara pengiriman TKI ilegal ke luar negeri, termasuk menindak perusahaan pengiriman tenaga kerja yang nakal. “Pemrintah provinsi tidak punya kemampuan untuk investigasi perusahaan pengiriman TKI yang nakal. Karena itu kami telah bekerjasama dengan aparat keamanan dan pemerintah kabupaten/kota,” ujarnya.

Baca Juga :  PTUN Kupang Tolak Sengketa Pemilukada Nagekeo

Dia mengatakan pihaknya akan ke Malaysia untuk melakukan pendataan dan komunikasi dengan para TKI di sana melalui tokoh-tokoh agama. “Kami fokusnya TKI di Malaysia,” katanya.

Untuk moratorium ini, Pemerintah provinsi akan mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) yang melarang pengiriman TKI sambul menata prosedur dan kesiapan calon TKI. (Ado)

Share Button

Komentar ANDA?

Tags : # #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]