Home / Ekbis / 70 Persen Lakalantas Didominasi Kendaraan Bermotor

70 Persen Lakalantas Didominasi Kendaraan Bermotor

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Kepala Jasa Raharja Supriadi bersama Ketua LPM Undana, Paul Isliko.

Kepala Jasa Raharja Supriadi bersama Ketua LPM Undana, Paul Isliko.

NTTTERKINI.COM, Kupang – Kepala Jasa Raharja cabang Nusa Tenggara Timur (NTT), Supriadi mengatakan tingkat angka kecelakaan di NTT didominasi kendaraan bermotor yang menyebabkan korban meninggal dunia. “Hal itu terjadi, karena kurangnya kesadaran pengguna jalan menggunakan helm,” katanya kepada wartawan di Kupang, Kamis, 26 April 2013.

Karena itu, menurut dia, pihaknya telah meminta kepada dealer mortor di Kota Kupang untuk menyiapkan dua helm bagi konsumen yang membeli motor di dealer mereka. Hal itu untuk menekan angka kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. “Kebanyakan korban Lakalantas meninggal, karena mengalami gegar otak, karena tidak menggunakan helm,” katanya.

Baca Juga :  Bulog Klaim Berhasil Stabilkan Pangan di NTT

Selama tahun 2013 sejak Januari- Maret, katanya, Jasa Raharja telah membayar klaim asuransi bagi korban kecelakan sebanyak 128 orang sebanyak Rp2,2 miliar. Dimana, 70 diantaranya meninggal dunia, sedangkan 54 orang mengalami luka-luka, 2 orang cacat tetap dan 2 lainnya dibiayai penguburan.

Tingginya angka kecelakaan itu, maka Jasa Raharja bekerjasama dengan Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Undana, Sabtu, 27 April 2013, akan menggelar dialog publik bagi mahasiswa untuk menekan angka kecelakaan di jalanan. Kegiatan itu, untuk meningkatkan budaya tertib lalulintas. “Kami juga ingin menerima masukan solusi mengurangi angka kecelakaan,” katanya.

Ketua LPM Undana, Paul Isliko mengatakan, pihaknya akan menghadirkan sebanyak 200 mahasiswa dalam dialog publik tersebut, sehingga bisa tersalurkan ke mahasiswa lainnya. “Ada sekitar 200 mahasiswa yang akan menghadiri dialog publik itu,” katanya. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]