Home / Hukrim / 77 Imigran Gelap Ditangkap di Rote

77 Imigran Gelap Ditangkap di Rote

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Imigran Rohingya

Imigran Rohingya

NTTTERKINI.COM, Kupang – Aparat kepolisian resor (Polres) Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) menangkap 77 imigran gelap asal Myanmar, Naglades dan Iran di Pulau Ndao, Kabupaten Rote Ndao, Selasa, 28 Mei 2013.

“Ada 77 imigran gelap yang ditangkap di Pulau Ndao itu,” kata Kapolres Rote Ndao, Ajun Komisaris Besar Hidayat kepada wartawan.

Imigran yang ditangkap itu yakni 35 asal Myanmar, 14 Banglades dan Iran 27 orang, 1 warga negara Indonesia (WNI). Jumlah laki-laki sebanyak 59 orang, perempuan 18 orang, dan 7 anak-anak.

Menurut dia, puluhan Imigran gelap itu diberangkatkan dari Pelabuhan Larerea, Sinjai, Sulawesi Selatan pada 19 Mei 2013 lalu menuju Australia. Sebenarnya, mereka telah berhasil mendekati Asmore Reef (Pulau Pasir), namun kapal yang ditumpangi dihantam gelombang, sehingga mereka memilih kembali ke Rote, sambil menunggu cuaca membaik.

Baca Juga :  Warga Sabu Gelar Doa Bersama Untuk Marthen Dira Tome

Dalam perjalanan kembali ke Pulau Rote, mereka ditangkap aparat kepolisian dan nelayan Pulau Ndao, dan langsung diamankan di Polres Rote Ndao. “Imigran itu, hari ini telah kami evakuasi ke Kupang untuk diamankan di rumah detensi imigran (Rudenim),” katanya.

Dari 77 imigran yang ditangkap itu, terdapat satu orang anak buah kapal (ABK) dan seorang perempuan dari Pulau Jawa yang suaminya berasal dari Myanmar. “Turut diamankan satu ABK, dan seorang perempuan Jawa,” katanya.

Kepala Imigrasi Kupang, Silvester Sililaba mengatakan, pihaknya masih menunggu proses evakuasi para imigran itu ke Kupang, untuk selanjutnya di proses dan diamankan di imigrasi. “Benar, ada 77 yang ditangkap di Rote Ndao,” katanya.

Baca Juga :  Tertangkap Selingkuh, Dua Oknum Polisi Diproses

Namun, dia mengaku kesulitan untuk menampung 77 imigran gelap tersebut, karena Rudenim Kupang telah penuh, sehingga tidak mampu menampung imigran tersebut. “Untuk sementara, kami akan menampung mereka di bekas kantor imigrasi,” katanya. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags : # # #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]