Home / Polkam / Ada Warga NTT Jadi PSK di Karang Dempel

Ada Warga NTT Jadi PSK di Karang Dempel

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Sosialisasi penutupan lokalisasi

NTTTERKINI.COM, Kupang – 11 dari 145 Pekerja Seks Komersial (PSK) di lokalisasi prostitusi Karang Dempel (KD) yang beralamat di Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan warga asal Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Terdata ada juga warga NTT yang menjadi penghuni di lokalisasi tersebut dan berprofesi sebagai PSK,” kata Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man saat sosialisasi acuan rencana penutupan lokalisasi Karang Dempel, Kamis, 11 Oktober 2018.

Data PSK penghuni lokalisasi KD sebanyak 145 orang, 11 berasal dari beberapa daeraj di NTT. Sementara jumlah PSK asal Jawa Timur paling banyak yakni 120orang.

“Jumlah tersebut berdasarkan hasil survey dan verifikasi jumlah penghuni serta daerah asal, agar dapat dipulangkan setelah dilakukan penutupan semua lokalisasi di kota Kupang,” tambah Herman.

Baca Juga :  Laporan Pelanggaran Pilkada "Banjiri" Panwaslu Kota Kupang

Sedangkan lokalisasi yang ditutup rencananya akan di bangun kawasan industri bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

“DPasca penutupan lokalisasi KD nanti. Lahannya akan dialihfungsikan menjadi kawasan industri bagi UMKM,” katanya.

Rencana penutupan lokalisasi prostitusi KD  akan di laksanakan awal 2019 sebagai upaya Kota Kupang bebas lokalisasi dan praktek prostitusi.

Penutupan semua lokalisasi prostitusi, berdasarkan Peraturan daerah (Perda) Nomor 11 tahun 2011 tentang rencana tata ruang wilayah dan juga sejalan dengan target Kementrian Sosial untuk menutup seluruh lokalisasi di Indonesia dan tahun 2019 adalah tahun bebas prostitusi. (Lid)

Share Button

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]