Home / Sosbud / Anak Hilang Sepekan, Ternyata Dibujuk Jadi TKW

Anak Hilang Sepekan, Ternyata Dibujuk Jadi TKW

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
TKW

TKW

NTTTERKINI.COM, Kupang – Ibu Agustina merasa cemas, setelah anaknya,, Hilda menghilang selama sepekan dari rumahnya, entah kemana-kemana. Setelah dicari sekian lama. Akhirnya, Ibu Agustina dihubungi Hilda anaknya yang ditampung di salah satu tempat penampungan PJTKI di wilayah Oebufu, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Setelah di cek Ibu Agustina justru dilarang membawa pulang anaknya yang masih duduk di bangku kelas 1 SMP, oleh Oma, salah satu petugas di tempat penampungan itu. Ternyata, Hilda adalah calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang hendak dikirim ke luar negeri melalui Medan, Sumatera Utara. “Saya dilarang membawa pulang anak saya. Jadi saya lapor polisi,” kata Ibu Agustina, Selasa, 16 April 2013.

Baca Juga :  Tunas Gugat KPU NTT ke MK

Atas dasar itu, Ibu Agustina melaporkan kasus penyekapan anaknya itu ke polisi. Polisi yang tiba di lokasi langsung mengamankan Hilda bersama 14 calon TKW lainya yang masih berumur 16-17 tahun di tempat itu.

Hilda bersama 14 temannya di bujuk dan diiming-iming gaji tinggi, jika mau bekerja sebagai TKW ke luar negeri. Namun, setelah dilakukan pendataan ternyata belasan anak ini tidak miliki dokumen resmi ketenagakerjaan. “Kami akan dibawa ke Medan,” kata Hilda.

Sementara itu, diduga sebagai penyalur TKW, Oma, warga asal Medan, membantah dirinya adalah calo TKW di wilayah NTT. Karena menurut dia, dirinya hanya sebagai pembantu rumah tangga di tempat itu yang digaji sebesar Rp 700 ribu per bulan. “Saya bertugas memasak untuk anak-anak yang ditampung di tempat itu,” katanya.

Baca Juga :  Apjati dan Forkom Tenaga Kerja Rebutan Tangani TKI

Kasus ini masih dalam penyelidikan polisi untuk menggali informasi dan mengamankan oknum-oknum yang terlibat dalam jaringan penyeludupan TKW ke luar negeri. (Cay)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]