Home / Ekbis / Angkutan Udara Picu Inflasi  0,73 Persen di NTT

Angkutan Udara Picu Inflasi  0,73 Persen di NTT

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Konfrensi pera BPJS

NTTTERKINI.COM, Kupang – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Timur (NTT) Maritje Pattiwalapia mengungkapkan NTT kembali mengalami inflasi cukup tinggi sebesar 0,73 persen, akibat kenaikan harga pada transportasi angkutan udara.

“Inflasi 0,73 persen tersebut di picu oleh pengeluaran transportasi yang jauh lebih tinggi meski ada beberapa pengeluaran lain yang turut andil menyumbang inflasi,” kata Kepala BPS NTT, Maritje Pattiwalapia,
saat Jumpa Pers, Senin, 2 Juli 2018.

Pada Juni 2018, menurut dia, kenaikan transportasi mencapai 4,22 persen, akibat adanya liburan sekolah, cuti bersama dan hari raya Lebaran, sehingga harga angkutan udara naik secara signifikan. Namun untuk bahan makanan tetap terjaga atau mengalami defllasi sebesar 0,18 persen.

Baca Juga :  Gaji Ke-13 Gubernur NTT Rp 9,2 Juta

“Fenomena itu yang menjadi pemicu utama naiknya tingkat inflasi di NTT, namun untuk makanan justru mengalami deflasi,” tambah Maritje.

Selain transportasi angkutan udara, komunikasi dan jasa keuangan juga
turut andil sebesar 0,72 persen sebagai penyumbang inflasi di NTT. (Lid)

Share Button

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]