Antisipasi Corona, Prosesi Semana Santa Dibatalkan

0
322

Agus Boli

NTTTERKINI.COM, Kupang – Wisata religi prosesi Semana Santa di Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur yang digelar setiap perayaan Paskah, tahun ini resmi dibatalkan oleh Keuskupan Agung Larantuka, guna mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19.
“Bapa Uskup Larantuka, Mgr Fransiskus Kopong Kung telah membatalkan prosesi Semana Santa,”kata Wakil Bupati Flores Timur, Agus Boli kepada Tempo, Senin, 23 Maret 2020.
Menurut dia, keputusan gereja melalui yang Mulia Uskup Larantuka untuk membatalkan prosesi Semana Santa sangat luar biasa dan bijaksana, karena Gereja dan pemilik devosi Semana Santa yakni suku-suku Semana mengambil peran aktif bersama pemerintah untuk mencegah pandemik Virus Covid19 Corona di Flores Timur dan Indonesia pada umumnya.
“Kita belajar dari Italia kasus pasien dan kematian manusia akibat Virus Corona sehari mencapai 800 kematian, karena masyarakatnya lalai dan melawan sikap pemerintah terkait sosial distrating atau isolasi sosial kurang dari 20 orang atau jaga jarak satu meter dengan orang lain,” katanya.
Karena itu, dia berharap warga Flores Timur dan Indonesia harus bersatu melawab virus Corona dengan patuh pada keputusan yang diambil pemerintah untuk melindungi segenap jiwa raga rakyat dari ancaman virus corona ini.
Disisi lain keputusan ini menunjukan bahwa sesungguhnya kita beriman tidak saja berdasar “rasa” tapi juga harus berdasar “rasio” yakni “credentes autem salvus erit” artinya “kita beriman yang menyelamatkan umat manusia”.
“Kami berterimakasih pada Yang Mulia Uskup Larantuka dan Pewaris Kerajaan Larantuka Bapa Don Tinus DVG bersama suku-suku Semana atas keputusan yang bijak dan sejalan dengan sikap pemerintah ini,” ujarnya.
Dia mengaku tekah bicara dengan Pewaris Kerajaan Larantuka, Don Tinus DVG meminta ujud khusus dari pihak kerajaan dan suku-suku Semana kepada “Tuan Ma”, Bunda Maria agar Lewotana dan segenap masyarakat Flores Timur dan luar Flores Timur terlindungi dari bencana Virus Corona yang mematikan ini dan Indonesia-dunia pada umumnya.
“Semoga melalui perantara doa “Tuan Ma” Bunda Maria, Tuhan sungguh mengentikan Virus Corona ini dan menyembuhkan para penderita yang sudah tervirus,” pintanya.
Dia menghimbau kepada masyarakat Flotim yang di luar untuk urungkan niat untuk pulang dan berdoa saja dari jauh pada Tuan Ma, Ema Bunda Reinha Rosari Larantuka dan yakin akan di dengar dan dikabulkan doa-doanya. “Saatnya kita berkontemplasi, berdoa dalam keheningan jiwa untuk dunia,” harapnya. (*/Ado)

Komentar ANDA?