Antisipasi penyebaran Corona, Manggarai Barat Usulkan Lockdown

0
1057

Ilustrasi

NTTTERKINI.COM, Kupang – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengusulkan ke Kementrian Perhubungan RI untuk menutup sementara bandara dan pelabuhan guna mengantisipasi penyebaran corona atau covid-19 di daerah itu.
Usulan itu, dikeluarkan Pemerintah Manggarai Barat, NTT yang ditandatangani Wakil Bupati, Maria Geong per 25 Maret 2020. Penutupan itu dijadwalkan akan dilakukan sejak 26 Maret hingga 3 April 2020.
“Benar, Pemerintah mengusulkan untuk menutup sementara akses masuk dan keluar, dari dan ke Labuan Bajo” kata Pelaksana harian (Plh) Sekda Manggarai Barat, Ismail Surdi yang dihubungi media ini, Rabu, 25 Maret 2020. 
Penutupan ini, menurut dia, karena jumlah kasus Orang Dalam Pengawasan (ODP) terus mengalami peningkatan di Manggarai Barat. “Jadi bukan, karena ada pasien PDP, maka kami tutup. Kami tidak melihat kasus per kasus,” tegasnya.
Dia mengatakabmn penutupan bukan hanya pelabuban dan bandara, tapi juga bagi warga Manggarai Barat. “Kalau mau keluar rumah harus untuk urusan yang penting saja,” tegasnya.
Dalam surat usulan Nomor: Kesra.440 / 94 / III / 2020 Maskapai: Perihal: Penutupan Pelabuhan Laut dan Bandar Udara yang diterima media menyebutkan berdasarkan data hasil pengamatan yang diperoleh per 18 Maret 2020 terdapat 7 Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 dan sampai dengan 25 Maret 2020 terjadi lonjakan menjadi 31 orang (Terjadi lonjakan / peningkatan kasus 442,86% dalam tenggang waktu  8 hari).
Karena itu, demi keselamatan warga masyarakat Kabupaten Manggarai Barat dan masyarakat Flores terkait dengan infeksi Covid-19, maka dengan ini kami yatakan Labuan Bajo Kabupaten Manggaral Barat tertutup untuk semua orang dari dan menuju Kabupaten Manggarai Barat termasuk Labuan Bajo, baik melalui darat, laut maupun udara. Dengan demikian, semua kapal yang disediakan termasuk kapal penyeberangan feri ASDP, kapal PELNI dan kapal pembeli lainnya dan pesawat udara ditutup pengoperasiannya dalam tenggang waktu 9 (sembilan) hari mulai tanggal 26 Maret 2020 pukul 01.00 WITA sampai dengan 03 April 20 kul 24.00 WITA. (Ado)

Komentar ANDA?