Home / Ekbis / Bangun Koridor Lima Kota Kupang Butuh Biaya Rp 179 Milliar

Bangun Koridor Lima Kota Kupang Butuh Biaya Rp 179 Milliar

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Jefi Riwu Kore

Jefi Riwu Kore

NTTTERKINI.COM Kupang – Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) ”Koridor Segmen 5” di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) diperkirakan menelan dana sebesar Rp 179 milliar.

“Dalam rangka pelaksanaan rencana pembangunan “Koridor Segmen 5”, anggaran yang dibutuhkan di perkirakan Rp 179 milliar,” kata Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore dalam diskusi bersama Kamis, 9 November 2017.

Menurut dia, Kota Kupang perlu ada pembenahan infrastruktur, namun tahun ini Kota Kupang hanya mendapatkan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp609 milliar, dibanding tahun 2016 yang mencapai Rp661 milliar. Hal tersebut karena adanya pengurangan dan pengalihan biaya, sehingga sisa dana pembangunan infrastruktur “koridor segmen 5” harus di bantu dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kota Kupang.

Baca Juga :  PPJ Penyumbang Pajak Terbesar di Kota Kupang

“Dalam penataan kota, saya mohon dukungan dan bantuan semua pihak, sama-sama dengan provinsi membantu bersinergi mengelola tata ruang,” tambah Jefri.

Lima segmen itu terdiri dari segmen I yang meliputi jalan Raya El Tari, kompleks Polda NTT hingga komplek gedung Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Segmen II, jalan El Tari, Polisi Militer dan pagar keliling civic center. Segmen III Jalan Frans Seda, pos polisi hingga kompleks gedung Lippo Plaza.

Segmen IV, jalan Frans Seda, taman Nostalia hingga gedung kantor Pertanahan Kota Kupang, dan segmen V meliputi jalan Frans Seda, kompleks gedung sekolah SMP 5 hingga bundaran PU.

Selain “Koridor Segmen 5” yang akan di kerjakan, terdapat lokasi lahan tertentu yang mendapat prioritas pembenahan tata kota yakni lahan kosong milik pemkot yang terdapat di depan teluk Kupang akan di ubah menjadi ruang publik. (Lid)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]