Home / Sosbud / Banjir Masih Rendam Malaka

Banjir Masih Rendam Malaka

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Banjir Malaka (by Yudith)

Banjir Malaka (by Yudith)

NTTTERKINI.COM, Kupang – Banjir yang melanda Kecamatan Malaka Barat hingga Sabtu, 15 Juni 2013 masih merendam sejumlah rumah daerah itu. Belum ada upaya pemerintah untuk menanggulangi banjir melanda daerah itu.

Masyarakat di daerah itu un terpaksa membuat papan untuk penyebrangan, sedangkan anak-anak menggunakan jeriken sebagai pelampung. Banjir dengan ketinggian sekitar 1 meter sebelumnya merendam sembilan desa. Sembilan desa itu yakni Desa Lasaen, Fafoe, Umatoos, Rabasa Hain, Sikun, Oan Mane, motaulun, Umalor dan Moatain.

Bernadus Bria, warga Kecamatan Malaka Barat mengaku banjir yang melanda wilayah itu, akibat jebolnya tanggul penahan banjir sungai Benenain yang semakin melebar, ketika hujan besar yang berkibat banjir yang menerjang daerah itu. “Tanggulnya belum diperbaiki, sehingga banjir akan terus datang,” katanya.

Baca Juga :  Kantor Gubernur NTT Terbakar saat Gubernur hendak Syukuran

Sejak Januari- Juni 2013, menurut dia, daerahnya sudah berkali-kali diterjang banjir, karena belum adanya langkah perbaikan tanggul penahan sungai Benanain yang jebol. “Kami sudah bosan meminta pemerintah untuk memperbaiki tanggul tersebut,” katanya.

Rendaman banjir yang maish melanda wilayah itu memaksa warga untuk membuat papan penyebrangan dari rumah ke badan jalan yang mulai surut dari banjir. Sedangkan, anak-anak kecil dilengkapi dengan pelampung yang terbuat dari dari jerigen untuk menyebrang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT, Tini Thadeus mengatakan, banjir yang melanda Malaka itu mengakibatkan sedikitnya 1000 rmah terendam. Namun, menurut dia, pihaknya belum mengambil penanggulangan, karena masih menunggu koordinasi dari pemerintah kabupaten setempat. “Kami masih menunggu permintaan bantuan dari pemerintah setempat,” katanya. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags : # # #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]