Home / Ekbis / Banjir Rugikan Warga Belu Rp 3,5 Miliar

Banjir Rugikan Warga Belu Rp 3,5 Miliar

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

NTTTERKINI.COM, Belu – Banjir yang melanda sembilan desa di Belu Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT) selama dua pekan terakhir ini menyebabkan masyarakat di daerah itu mengalami kerugian sebesar Rp 3,5 miliar lebih.

Kerugian terbanyak pada lahan pertanian warga rusak terendam banjir. Selain itu, ternak warga yang hanyut terbawa banjir, serta rumah warga yang rusak diterjang banjir. “Kerugiannya mencapai Rp 3,5 miliar lebih,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT Tini Thadeus, Sabtu, 19 Januari 2013.

Banjir itu disebabkan meluapnya sungai Benanain akibat jebol tanggul sungai di tiga titik, karena hujan lebat yang melanda wilayah itu. “Ada tiga titik tanggul Benanain yang jebol, sehingga banjir merendam lahan pertanian dan pemukiman warga,” katanya.

Baca Juga :  SCTV Bantu Korban Banjir Benanain

Ada ribuan hektare lahan persawahan warga yang terendam, serta ternak milik warga, seperti babi, kambing dans sapi pun hanyut terendam banjir. Sedangkan, perumahan warga yang bukan rumah panggung rusak, karena banjir.

Menurut dia, pihaknya telah menerima laporan dari pemerintah Kabupaten Belu terkait bencana banjir yang melanda Belu bagian selatan itu. Dari laporan itu, banjir merendam sedikitnya 1.554 rumah di Desa Rabasa Hain, Fafoe, Umato’os, Lasae serta Sikun.

Selain itu, banjir juga merendam 171 rumah di Desa Fatuketi dan Aniba, Kecamatan Kakuluk Mesak. “Pemerintah telah menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi korban banjir tersebut,” katanya.

Belu merupakan daerah terparah dari 16 kabupaten/kota yang dilanda banjir pada awal Januari 2013. Kabupaten lainnya juga cukup parah yakni Ende. “Ada 16 kabupaten yang melaporkan tentang bencana yang melanda wilayah mereka,” katanya. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]