Home / Polkam / Ketua Bawaslu Ingatkan Panwas Tak Terima Suap

Ketua Bawaslu Ingatkan Panwas Tak Terima Suap

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Rakor Bawaslu NTT

NTTTERKINI.COM, Kupang – Ketua Badan pengawas pemilu (Bawaslu) RI,  Abhan mengingatkan jajaran Bawaslu kabupaten/ kota dan Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk tidak menerima suap, karena konsekuensi yakni pemecatan.
 
Hal itu diungkapkan Ketua Bawaslu NTT saat membawakan materi pada rapat koordinasi pengawasan tahapan pemutahiran data dan daftar pemilih serta kampanye dan dana kampanye Pilkada Gubernur dan Kabupaten di Kupang,  Sabtu, 10 Maret 2018.
 
“Saya ingatkan agar kasus Kabupaten Garut tidak terjadi di NTT yang di pecat, karena terima suap,” kata Abhan. 
 
Dia mengatakan Bawaslu diberi amanah untuk lakukan pengawasan,  maka amanat itu jangan dicederai dengan tindakan yang tercelah. “Dalam forum ini saya ingatkan jangan sampai kepercayaan negara disalahgunakan,” tegasnya.

Baca Juga :  Maju Pilkada, Kornelis Soi Resmi Digantikan Eman Kolfidus

Dia mengancam jika menerima laporan ada panwas yang menerima suap,  maka panwas yang bersangkutan akan di pecat. Karena ini masalah integritas. “Suap ini merupakan pelanggaran fatal, sehingga sanksinya pemecatan,” tegasnya.

Menurut dia,  potensi terjadi suap bagi pengawas pemilu sangat besar,  karena diberikan kewenangan yang cukup besar. Apalagi konstestasi Pilkada adalah kekuasaan, sehingga segala cara akan digunakan untuk menang.

“Kalau mau kaya jangan di panwas, karena ini pengabdian bagi negara. Jangan salah gunakan kewenangan untuk perkaya diri sendiri,” tegasnya.

Dia juga mengingatkan panwas bahwa polisi dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah membentuk satuan tugas (Satgas) money politik. “Yang jadi target bukan money politik saat serangan fajar,  tapi ditargetkan bagi penyelenggara,” tegasnya.  (Ado)

Share Button
Baca Juga :  Laka Lena Terpilih Jadi Ketua DPD I Golkar NTT

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]