Home / Sosbud / Bayi Malang Tanpa Anus Butuh Bantuan

Bayi Malang Tanpa Anus Butuh Bantuan

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Ilustrasi

Ilustrasi

NTTTERKINI.COM, Kupang – Rizki, bayi malang yang lahir tanpa anus pasangan Klemens Lakahena dan Rince Tefa asal Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT) butuh bantuan untuk biaya operasi anaknya.

“Saya hanya seorang tukang las, dengan gaji kecil. Jadi sulit untuk oeprasi anak saya,” kata Klemens Lakahena kepada wartawan, Senin, 13 Mei 2013.

Rizki dilahirkan di Atambua pada 22 April 2013 lalu. Namun, kelahiran tidak normal sehingga oleh RSUD Atambua dirujuk ke Kupang untuk mendapat perawatan intensif. Pasalnya, RSUD Atambua kekurangan alat dan tenaga medis. “Kami dirujuk dari RSUD Atambua,” katanya.

Di Kupang, menurut dia, mereka menumpang di kediaman kakaknya di Kelurahan Naikolan, Kota Kupang, untuk menjalani perawatan Rizki. “Kakak saya juga menumpang di rumah orang,” katanya.

Baca Juga :  Caleg DPRD NTT Terlibat Korupsi dan Amoral

Sementara itu, ibu Rizki, Rince Tefa mengatakan, tidak mengalami ganguan apa pun saat hamil, sehingga dia mengaku kaget setelah mengetahui anaknya lahir tanpa anus. “Dia (Rizki) berbeda dengan empat kakaknya yang lain,” katanya.

Karena ketiadaan anus, maka dokter RSUD Atambua, membuat lubang buatan di bagian perut Rizki agar bisa mengeluarkan cairan, sebagai pengganti anus. Rizki harus dioperasi, jika ingin normal, namun hal itu harus dilakukan di pulau Jawa dengan biaya yang cukup besar. “Saya pasrah saja, tapi kami bersyukur, jika ada yang mau membantu,” katanya.

Secara medis kelainan ini disebut atresia ani atau kelainan congenital anus. Dimana, anus tak miliki lubang untuk mengeluarkan feces, karena gangguan pemisahan kloaka. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]