Home / Hukrim / Besok, Empat Jenasah Korban Penembakan Tiba di Kupang

Besok, Empat Jenasah Korban Penembakan Tiba di Kupang

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Keluarga korban penembakan mendatangi Polda NTT. (by Jhon Seo)

Keluarga korban penembakan mendatangi Polda NTT. (by Jhon Seo)

NTTTERKINI.COM, Kupang – Direktur Intelkam Polisi Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT), Komisaris Besar Faruk mengatakan empat korban penembakan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cebongan, Sleman, Yogyakarta di pulangkan, Senin, 25 Maret 2013 ke Kupang.

“Kami sudah mendapatkan informasi, besok keempat korban akan di pulangkan ke Kupang,” katanya ketika berdialog dengan keluarga korban yang mendatangi Polda NTT, mempertanyakan kepulangan jenasah keluarga mereka, Minggu, 24 Maret 2013.

Menurut dia, jenasah korban akan dikirim terpisah, dua diantaranya akan dikirim menggunakan pesawat pagi, sedangkan dua lainnya menggunakan pesawat sore. “Tidak bisa dikirim sekaligus, menyangkut biaya, kalau pesawatnya di caerter,” katanya.

Baca Juga :  Tersangka Pembangunan Dermaga di Alor dan Flotim Diperiksa

Namun, dia belum bisa memastikan, siapa saja jenasah yang akan dikirim pada pagi hari dan sore. “Kami belum tahu, korban mana yang akan dikirim pagi hari,” katanya.

Tiga dari empat keluarga korban penembakan di LP Cebongan, Sleman, Yogyakarta, Minggu, 24 Maret 2013, sore tadi mendatangi Polda NTT mempertanyakan kepulangan jenasah keempat korban tersebut.

Ketiga korban penembakan itu diwakili oleh masing-masing keluarga, seperti Viktor Manbait, kakak Yohanes Yuan Manbait. Albert Johanis, paman Hendrik Angel Sahetapy dan Yani Rohi Riwu, kakak Gamaliel Yemiyarto Rohi Riwu.

Viktor Manbait mengatakan kedatangan mereka ke Polda NTT mempertanyakan kepulangan korban ke Kupang, karena tidak ada kabar berita yang jelas tentang kepulangan mereka. “Kami datang untuk tanyakan, kapan saudara kami di pulangkan,” katanya ketika ditemui Tempo di Polda NTT.

Baca Juga :  Pasien Cuci Darah Keluhkan Pelayanan RSUD Johanes

Menurut Viktor, keluarga korban hanya berharap agar korban bisa di pulangkan ke tanah kelahirannya, sehingga mereka bisa memakamkan saudara mereka secara layak. “Mereka juga manusia. Kami hanya minta agar di pulangkan,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan, Albert Johanis dan Yeni Rohi Riwu yang mempertanyakan kepulangan adik dan anak mereka. Mereka tampak terpukul dengan kejadian itu. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]