Home / Ekbis / BI Minta Uang Logam Dipakai Transaksi Jual Beli

BI Minta Uang Logam Dipakai Transaksi Jual Beli

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Hari Oeang ke 73

NTTTERKINI.COM, Kupang – Deputi Kepala perwakilan Bank Indonesia (BI) Nusa Tenggara Timur (NTT), Ruth Eka Trisilowati mengatakan uang pecahan kecil atau uang logam tetap digunakan untuk transaksi sebagai alat pembayaran yang sah bagi penjual maupun pembeli.

“Minimnya penggunaan uang logam dalam transaksi atau ada penolakan dari beberapa pedagang untuk menerima dengan dalil uang logam pecahan tertentu tidak berlaku, itu salah. Kareba uang logam masih menjadi alat pembayaran yang sah dan harus digunakan dalam transaksi pembayaran jual beli,” kata Ruth saat launching “NTT Peduli dan Sadar Rupiah (NTT PADAR), Rabu, 30 Oktober 2019.

Berdasarkan hasil survei independen, menunjukkan kualitas uang beredar khususnya uang pecahan kecil masih di bawah standar. Hal tersebut menunjukkan masih rendahnya pemahaman warga memperlakukan uang yang baik.

Baca Juga :  Gubernur NTT Berharap GPN Dapat Digunakan di Timor Leste

Adapun realitas minimnya penggunaan uang logam dalam transaksi ekonomi yang ada di masyarakat NTT yakni pedagang melakukan
penolakan menerima pembayaran dengan dalil uang logam pecahan tertentu tidak berlaku lagi, bahkan permen di jadikan sebagai alat kembalian dalam transaksi.

“Kondisi ini perlu upaya serius BI NTT untuk meningkatkan pemahaman warga serta bagaimana memperlakukan dan menggunakan uang logam dalam transaksi ekonomi,” tambah Ruth.

Uang layak edar yang telah dikeluarkan (outflow) Bank Indonesia sejak Januari-September 2019 total sebesar Rp4,5 triliun yang tersebar di 22 kabupaten/kota di NTT. (Lid)

Share Button

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]