Home / Ekbis / BI Proyeksi Inflasi di Kota Kupang Masih Tinggi

BI Proyeksi Inflasi di Kota Kupang Masih Tinggi

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Rapat Tim pengendali inflasi daerah (TPID)

NTTTERKINI.COM, Kupang –  Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI), Nusa Tenggara Timur (NTT), Naek Tigor Sinaga, mengungkapkan awal tahun 2018, Kota Kupang masih terjadi inflasi yang relatif tinggi, akibat cuaca ekstrim, penurunan pasokan komoditi dan penurunan pasokan beras secara nasional.

“Kota Kupang di perkirakan masih akan terjadi inflasi yang relatif tinggi, akibat fluktuasi harga, penurunan pasokan beras secara nasional dan penurunan pasokan komoditi yang biasa menjadi tren di awal tahun,” kata Kepala BI NTT, Naek Tigor Sinaga, saat mengelar rapat bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Kota Kupang, Kamis, 18
Januari 2018.

Berdasarkan survey pemantauan harga yang di lakukan BI pada minggu ketiga Januari 2018, inflasi diperkirakan naik sebesar  0,9 hingga 1,3 persen, akibat cuaca ekstrim di tiap awal tahun, penurunan pasokan beras secara nasional dan menurunnya pasokan komoditi seperti sayur mayur, bumbu ,daging ayam ras dan ikan segar.

Baca Juga :  28,58 Persen Penduduk di NTT Miskin

Sementara penahan inflasi utama yakni penurunan tarif angkutan udara, harga daging sapi dan harga gula yang relatif terkendali.

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore mengatakan fungsi TPID Kota Kupang harus melihat dan memantau situasi ekonomi di Kota Kupang, sehingga dapat mengetahui situasi tingkat inflasi dan penanganan yang tepat untuk dapat mengatasi inflasi, meski secara nasional, Kota Kupang masih tergolong rendah inflasi yakni sebesar 2,05 persen dibanding inflasi nasional yang sebesar 3,61 persen.

“Kota Kupang masih termasuk dalam salah satu kota yang inflasi-nya terendah. Untuk itu, kita juga ingin mempertahankan nilai inflasi
supaya jangan naik, meski sekarang ada beberapa komoditi di pasaran yang mengalami kenaikan harga yang dapat pengaruhi inflasi,” kata Jefri.

Baca Juga :  Penerima BLSM di NTT Belum Diketahui

TPID Kota Kupang secara bersama akan terus memantau dan mengambil langkah antisipasi dengan beberapa langkah yakni peningkatan operasi pasar, pengadaan pasar murah, monitoring harga dan pasokan serta kerja
sama daerah untuk pemenuhan pasokan. (Lid)

Share Button

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]