Home / Ekbis / BI Ungkap Potensi Inflasi di NTT

BI Ungkap Potensi Inflasi di NTT

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Rapat TPID NTT

NTTTERKINI.COM, Kupang – Bank Indonesia Perwakilan Nusa TenggaraTimur (NTT) mengungkapkan potensi terjadi inflasi yang dipengaruhi oleh bahan makanan, akibat naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM)
2018.

“Tantangan pada tahun 2018 yang perlu diperhatikan diantaranya potensi inflasi pada bahan makanan sebagai penyumbang inflasi akibat naiknya harga BBM,” kata Kepala Perwakilan BI NTT, Naek Tigor Sinaga, Senin, 09 April 2018.

Komoditas makanan yang perlu menjadi fokus perhatian TPID yakni beras, bawang merah, bawang putih, cabai merah, kangkung, daging dan telur ayam ras.

Selain bahan makanan tersebut sebagai penyumbang terjadi inflasi, menurut dia, hal lainnya yang turut menjadi pendukung
inflasi yaitu momen hari besar keagamaan dan masih tingginya ketergantungan NTT terhadap daerah lain dalam pasokan bahan makanan.

Baca Juga :  OJK Awasi Lembaga Keuangan Mikro di NTT

“Tingginya ketergantungan NTT terhadap daerah lain sebagai pemasok bahan makanan juga menjadi faktor pendukung inflasi ” tambah Naek Tigor.

Selain membahas potensi penyumbang inflasi, turut di bahas strategis pengendalian inflasi, dengan pengembangan ekonomi yang harus bisa difokuskan, guna penyeimbangan neraca perdagangan, dengan mengurangi impor barang seperti semen, produk beton, padi-padian, telur, sayur dan bumbu-bumbuan.

Tapi meningkatkan nilai tambah produk unggulan NTT yakni komoditas ternak, perikanan, perkebunan, kerajinan dan
pertambangan, selain pengembangan pariwisata alam dan budaya dan komoditas pertanian lahan kering. (Lid)

Share Button

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]