BI Wajibkan Pedagang Gunakan QRIS dalam Transaksi

0
366

Konfrensi Pers BI

NTTTERKINI.COM, Kupang – Bank Indonesia (BI) perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT) mewajibkan semua pedagang atau penjual(Merchant) yang menggunakan Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) dengan aplikasi keuangan digital wajib gunakan sistem transaksinon tunai sesuai standar nasional Quick Response Code Indonesian Standar (QRIS) yakni standar barcode terintegrasi untuk semua jenistransaksi pembayaran.

“Seluruh merchant diwajibkan menggunakan QRIS sebagai sistem standar transaksi non tunai, dan terhitung hari ini, BI melayani seluruhmerchant sehingga menggunakan QRIS, yang bekerjasama dengan seluruh penyelenggara jasa pembayaran,” kata Kepala BI NTT, I Nyoman AriawanAtmaja saat jumpa pers, Kamis, 09 Januari 2020.
Kepala Tim Sistem Pembayaran, Pengedaran Uang dan Layanan Administrasi BI, Eddy Junaedi, mengatakan, semua pedagang yang belum menyesuaikan kode pembayaran untuk penggantian kode pembayaran menggunakan QRIS.
Berdasarkan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) BI Nomor 21/18/PADG/2019 tentang implementasi standar nasional Quick Reponse Code untuk pembayaran yang mengatur bahwa standar pembayaran QRISwajib di gunakan dalam setiap transaksi pembayaran.

“Bagi pedagang yang belum menggunakan QRIS agar segera berkoordinasi dengan penyelenggara jasa sistem pembayaran untuk penggantian kode pembayaran yang sesuai, ” kata Eddy Junaedi.
Pemberlakuan dan penerapan QRIS sebagai satu standar pembayaran yang sama sudah di berlakukan sejak 1 Januari 2020 bertujuan mempermudah proses transaksi dan meningkatkan inklusi keuangan, sanksi bagi parapedagang yang belum menggunakan QRIS sebagai standar transaksi non tunai maka akan di bekukan atau di hentikan. (Lid)

Komentar ANDA?