BNNP NTT Rehabilitasi 82 Pengguna Narkoba

0
3602
Konfrensi pers BNNP NTT
Konfrensi pers BNNP NTT

NTTTERKINI.COM, Kupang – Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Nusa Tenggara Timur (NTT)  hingga November 2019 telah merehabilitasi sebanyak 82 penyalahguna narkotika. Mereka direhabilitasi selama 3 bulan.

“Totalnya ada 82 penyalahguna narkoba yang ami tangani. 72 orang oleh Klinik Pratama BNNP, sedangkan 10 ditangani oleh LSM,” kata Kepala Bidang Rehabilitasi BNNP NTT, Joni Didok kepada wartawan, Selasa, 12 November 2019.

Dari 82 penyalahguna narkoba itu, menurut dia, sebanyak 58 orang menyerahkan diri ke BNNP untuk direhabilitasi, sehingga tidak di proses hukum. Sedangkan 8 lainnya melalui Tim Asesment Terpadu (TAT) dan 6 orang lainnya mendapat asesmen medis. Jadi totalnya sebanyak 82 orang yang direhabilitasi oleh BNNP NTT.

Dari total pengguna narkoba itu, 72 diantaranya ditangani oleh Klinik Pratama BNNP NTT, sedangkan 10 lainnya ditangani oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Lembata.

Dokter Daulat Samosir mengatakan penguna narkoba yang menjalani rehabilitasi diantaranya pengguma sabu-sabu , ganja, dan zat lain yang belum tergolongkan, seperti pengguganan obat-obatan pereda nyeri yang di beli dan di konsumsi secara sembarang.

“Di polresta sementara ditangani, seseorang yang minum obat batuk cair 20 shaset. Trend mulai kearah sana. Atau obat penenang, obat batuk, dan anti depresi,” ujarnya.

Karena itu, dia mengajak masyarakat untuk melaporkan atau membawa warga pengguna narkoba ke BNNP NTT untuk direhabilitasi. Jika dibawa ke BNNP tidak akan diproses hukum. “Namun, jika tertangkap, maka kami menunggu putusan pengadilan direhabilitasi,” katanya.

Selain melakukan rehabilitasi, BNNP NTT juga melakukan penguatan bagi 60 pengguna narkoba untuk memotivasi agar bisa bangun kepercayaan diri mereka agar kembali produktif dan mandiri. (Ado)

Komentar ANDA?