Home / Hukrim / Bos Tedys Pertanyakan Status Tersangka

Bos Tedys Pertanyakan Status Tersangka

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Tedy Tanone

NTTTERKINI.COM, Kupang – Bos Tedys Bar, Tedy Tanone mempertanyakan status tersangka dari kepolisian atas laporan Heny Kiulubalu atas dugaan tandatangan palsu, berupa kuitansi pembelian Tedys Bar dari Toni Sing Kiulubalu, saudara Heny Kiulubalu.

“Saya heran dengan penetapan tersangka kepada saya oleh kepolian,” kata Tedy Tanone kepada wartawan di Kupang, Kamis, 31 Januari 2013.

Tedy mengaku telah membayar Tedys Bar ke Tony Lubalabu sejak tahun 1988 lalu sebesar Rp 50 juta. Tedy pun menunjukan bukti-bukti tentang pembelian Tedys Bar dengan kuitansi yang sah. “Saya juga punya kuitansi yang sah, tapi dibilang pemalsuan,” katanya.

Tedy telah dipanggil Polda NTT untuk menjalani pemeriksaan pada 1 Februari 2013, namun dia mengaku belum bisa menghadiri panggilan itu, karena masih mengikuti sidang lapangan yang akan digelar besok. “Saya belum bisa penuhi panggilan itu, karena masih akan hadiri sidang lapanganm,” katanya.

Baca Juga :  160 Napi Terima Remisi Lebaran di NTT

Sementara itu, Kuasa Hukum Heny Kiulubalu, Khairul Amin mengatakan, pihaknya melaporkan Tedy berserta anaknya, Dean Kiulubalu ke polisi atas dugaan pemalsuan tandatangan. Dan, berdasarkan pemeriksaan polisi, kuitansi pembelian itu palsu sehingga Tedy ditetapkan sebagai tersangka. “Sudah terbukti kuaitansi pembeliannya palsu, sehingga harus di proses,” katanya.

Dia mengatakan, pihaknya juga akan kembali melaporkan Tedy ke polisi atas dugaan pembuatan surat pernyataan palsu, sehingga Tedy mengklaim seluruh harta warisan milik Tony Kiulubalu adalah hak Dean Kiulubalu sebagai ahli waris yang sah. “Surat pernyataan bersama bahwa Heny menolak warisan Tony adalah palsu,” katanya. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]