Home / Sosbud / Bunuh Mery Grace dan Anaknya, Herder Dihukum Mati

Bunuh Mery Grace dan Anaknya, Herder Dihukum Mati

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Mery Grace semasa hidup

Mery Grace semasa hidup

NTTTERKINI.COM, Kupang – Herman Jumat Masan alias Herder, pastor yang membunuh Mery Grace (mantan suster) berserta dua anaknya di Tempat Orientasi Rohaniawasn (TOR) Lela, Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 2002 silam divonis mati oleh Mahkamah Agung (MA).

Dalam persidangan kasasi yang digelar di Mahkamah Agung, Senin, 10 Februari 2014, Hakim MA memutusukan hukuman mati kepada tersangka Herder yang sebelumnya oleh Pengadilan Negeri Maumere hanya divonis seumur hidup.

Rohaniawan, Romo Frans Amanue mengatakan, vonis MA menghukumnya dengan hukuman mati, merupakan keputusan yang harus diterima akibat perbuatannya. Menurut dia, masyarakat bisa menerima, jika kasus pembunuhan itu dilakukan masyarakat biasa, tapi, justru perbuatan itu dilakukan seorang imam.

Baca Juga :  HUT Pol PP dan Linmas Dirayakan di Kupang

“Itulah yang membuat masyarakat tidak bersimpatik kepadanya. Karena itu, Dia (Herder) harus menerima hukuman itu,” kata Romo Frans kepada wartawan, Rabu, 12 Februari 2014.

Pengamat hukum Universitas Nusa Cendana Kupang, John Tuba Helan mengatakan hukuman mati yang dijatuhkan kepada pelaku pembunuhan seperti Heman Jumat Masan sudah dipertimbang matang oleh penegak hukum. “Pasti ada pertimbangan tertentu, sehingga dia dijatuhi hukuman mati,” katanya.

Diketahui Herman Jumat Massan yang adalah seorang pastor yang bertugas di TOR Lela menjalin hubungan gelap dengan Suster Mery Grace, sejak 1997. Hubungan keduanya pun membuahkan hasil dua orang anak. Anak pertama dibunuh dengan cara dicekik setelah dilahirkan.

Sedangkan anak kedua hasil hubungan gelap keduanya pun meninggal. Namun, berdasarkan pengakuan Herder, dia tidak membunuh anak keduanya karena dilahirkan dalam keadaan meninggal. Kelahiran anak kedua itu menyebabkan Mery Grace mengalami pendararahan hingga meninggal. Ketiga jenasah ibu dan anak itu dimakamkan secara diam- diam di taman bunga TOR Lela, kasus baru terungkap pada Januari 2013 lalu. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]