Home / Hukrim / Bupati Rote Beri Keterangan di Polres

Bupati Rote Beri Keterangan di Polres

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Lens HaningNTTTERKINI.COM, Ba’a – Bupati Rote Ndao, Leonard Haning, Jumat, 5 Juli 2013 kemarin diperiksa Polres Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur sebagai saksi korban terkait kasus tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan Oder Maks Sombu terhadap dirinya.

Bupati Rote Ndao, Lens Haning diperiksa sekitar 2 jam di Polres Kupang. Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, Ajun Komisaris Benyamin Nikijuluw mengatakan kedatangan Bupati Rote Ndao untuk memberikan keterangan kepada polisi atas inisiatif sendiri, karena pemeriksaan seorang kepala daerah harus punya ijin resmi dari Presiden.

“Ini hasil koordinasi kami dengan pihak pelapor, bagian hukum setda Rote Ndao agar Bupati mau memberikan keterangan terkait kasus itu,” katanya.

Baca Juga :  12 Nelayan Terseret Ikan Paus Ditemukan Selamat

Keterangan yang diberikan Bupati Rote Ndao terkait dengan kasus dugaan perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan Oder Maks Sombu terhadap dirinya di arena HUS Dupemok. “Dalam aduan bagian Hukum, Bupati adalah korban,” katanya.

Dia mengatakan, kehadiran Bupati dalam acara di Dupemok tersebut atas undangan panitia pelaksana dalam kapasitas sebagai seorang Bupati, sehingga tentunya ada protokolernya. “Panitia mengundang Lens Haning sebagai Bupati,” katanya.

Karena itu, Polres Rote Ndao akan memeriksa semua pihak yang diiikutkan dalam rombongan Bupati tersebut sesuai keterangan Bupati. Setelah itu baru akan dilakukan pemeriksaan terhadap pihak lain, termasuk Oder Maks Sombu.

Sejauh ini, katanya, penyidik baru meminta keterangan Kabag Hukum selaku pelapor, anggota Polsek Rote Barat Laut yang ada pada saat kejadian, serta panitia pelaksana kegiatan perlombaan kuda hias (HUS) untuk menggalang dana pembangunan gedung gereja GMIT Dupemok dan Oebela, Desa Oebela, Kecamatan Rote Barat Laut.

Baca Juga :  Polda NTT Gladi Pengamanan Pilgub Putaran Dua

“Setelah ini kami akan melakukan gelar perkara, jika ditemukan unsur tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan maka tentunya akan ditingkatkan ke tahap penyidikan. (ZAK)

Komentar ANDA?

Tags : # # #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]