Home / Polkam / Caleg Demokrat Ini  Lolos dari “Lubang Jarum”

Caleg Demokrat Ini  Lolos dari “Lubang Jarum”

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Ludowyk Fredik

NTTTERKINI.COM, Kupang – Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya meloloskan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) berinisial HK dari partai Demokrat, Nomor urut 1 dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4, Maulafa.

“Terus terang semua bakal caleg yang diajukan partai Demokrat yang paling berat kami lakukan proses penentuan yakni balon dari dapil 4,” kata Komisioner KPU Kota Kupang, Ludowyk Fredik, Selasa, 31 Juli 2018.

Menurut dia, partai Demokrat mengajukan 40  nama bakal caleg. Salah satu bacaleg diketahui pernah tersangkut masalah hukum
pada 1991 yakni kasus pemerkosaan dengan korban berusia 15 tahun saat itu.

Karena itu, KPU mengajukan permintaan keterangan tertulis pada Pengadilan Negeri (PN) guna mempertanyakan kasus tersebut kategori kejahatan seksual terhadap anak atau tidak?.

Baca Juga :  Enam Bakal Cawali dan Cawawali Daftar ke PKB

Berdasarkan uraian putusan pengadilan bahwa yang bersangkutan melakukan pemerkosaan terhadap anak berusia 15 tahun dengan putusan melanggar pasal 285 KUHP.

Namun, lanjutnya, pihak PN secara tertulis melalui surat keterangan Nomor 2300 yang dikeluarkan di Kupang pada 27 Juli 2018 yang ditandatangani wakil ketua Pengadilan Negeri menyatakan kasus tersebut bukan tindakan kejahatan seksual terhadap anak.

“Kesimpulannya, pihak pengadilan saja tidak berani menyatakan itu kejahatan seksual anak, maka KPU tidak memiliki kapasitas untuk menyatakan itu kejahatan seksual anak, sehingga atas dasar surat keterangan dari PN, bacaleg tersebut dinyatakan memenuhi syarat,” tambah Lodowyk.

HK yang dikonfirmasi terpisah membenarkan dirinya telah dinyatakan memenuhi syarat oleh KPU untuk ditetapkan sebagai caleg, karena sudah ada keterangan dari pengadilan. “Benar, saya lolos dan dinyatakan memenihi syarat,” katanya.

Baca Juga :  BKH Janji Gaji Gubernur Buat Beasiswa

Berdasarkan aturan KPU, bacaleg dinyatakan tidak memenuhi syarat, jika pernah dihukum atas kasus kejahatan seksual terhadap anak, narkoba dan korupsi. (Lid)

Share Button

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]