Home / Hukrim / Cekik Wartawan, Purek I PGRI Terancam 2 Tahun Penjara

Cekik Wartawan, Purek I PGRI Terancam 2 Tahun Penjara

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Ilustrasi

Ilustrasi

NTTTERKINI.COM, Kupang – Pembantu Rektor (Purek) I Universitas PGRI Nusa Tenggara Timur (NTT) Darmanto Kisek yang mencekik wartawan AFB TV saat sedang meliput di Universitas PGRI NTT akan dikenakan pasal 18 (1) UU 40 tahun 1999 dengan ancaman hukuman 2 tahun penjara.

“Pelaku yang diduga mencekik wartawan terancam dua tahun penjara,” kata Kapolres Kupang Kota, Ajun Komisaris Besar Budi Hermawan kepada wartawan, Kamis, 31 Maret 2016.

Dalam kasus itu, lanjut Budi, tim penyidik akan memeriksa dua orang saksi dari wartawan. Pemeriksaan itu untuk melengkapi berkas perkara tersebut.

Selain itu, tambah Budi, tim penyidik juga akan meminta ahli dari Dewan Pers di Jakarta untuk diperiksa dalam kasus yang sama. “Terkait dengan permintaan ini, tim penyidik telah bersurat secara resmi kepada dewan pers di Jakarta,” katanya.

Baca Juga :  Razia di Rutan, Petugas Temukan Sejumlah Barang Tajam

Pelaku, menurut Budi, melanggar pasal 18 ayat 1, Undang-Undang (UU) Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers dengan ancaman pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta. “Saya sudah minta Kasat Reskrim untuk mempercepat proses hukum kasus itu,” tegasnya.

Wartawan AFB TV, Ansel Lake menyerahkan kasus itu ke kepolisian Polres Kupang Kota. “Saya percayakan kasus itu kepada polisi. Biarlah polisi yang melakukan penyilidikan. Dan saya tidak mau berdamai,” tegas Ansel.

Wartawan AFB TV dicekik Purek I Universitas PGRI NTT saat sedang meliput aksi unjuk rasa mahasiswa PGRI NTT di halaman kantor Rektorat PGRI NTT. (Dem)

Share Button

Komentar ANDA?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]