Cerita Rakyat dan Tarian, Pupuk Cinta Budaya Anak Sejak Dini

0
555
Dumul Djami
Dumul Djami

NTTTERKINI.COM, Kupang – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendik) Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Dumul Djami mengatakan cerita rakyat dan tarian tradisional menjadi program muatan lokal pendidikan dan budaya sebagai bentuk memperkenalkan kebudayaan bagi anak sejak dini.

“Cerita rakyat dan tarian sebagai program membina kembali kebudayaan mulai dari anak TK hingga SMP, sehingga tiap tahun kita lombakan,” kata Kadispendik 2 Desember 2019.

Menurut dia, tarian dan cerita rakyat dari tiap daerah di NTT, memiliki ciri khas yang berbeda dan beragam, sehingga proses pengenalan budaya wajib diketahui oleh anak sejak dini agar memiliki pengetahuan tentang budaya setempat yang menjadi sejarah suatu daerah.

“Cerita rakyat dan tarian harus diperkenalkan kepada anak, sehingga dari kecil mereka mengenal, mencintai budaya hasil leluhur yang dikembangkan dan dilestarikan hingga saat ini,” tambah Dumul.

Cerita rakyat dan aneka tarian tradisional merupakan bentuk kekayaan budaya yang beragam dan memiliki ciri khas tersendiri, namun mulai tergerus akibat adanya teknologi informasi yang semakin maju, sehingga perlu digalakkan lagi sejak dini sebagai warisan leluhur dan identitas bangsa. (Lid)

Komentar ANDA?