Home / Sosbud / Cerita Rakyat dan Tarian, Pupuk Cinta Budaya Anak Sejak Dini

Cerita Rakyat dan Tarian, Pupuk Cinta Budaya Anak Sejak Dini

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Dumul Djami

NTTTERKINI.COM, Kupang – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendik) Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Dumul Djami mengatakan cerita rakyat dan tarian tradisional menjadi program muatan lokal pendidikan dan budaya sebagai bentuk memperkenalkan kebudayaan bagi anak sejak dini.

“Cerita rakyat dan tarian sebagai program membina kembali kebudayaan mulai dari anak TK hingga SMP, sehingga tiap tahun kita lombakan,” kata Kadispendik 2 Desember 2019.

Menurut dia, tarian dan cerita rakyat dari tiap daerah di NTT, memiliki ciri khas yang berbeda dan beragam, sehingga proses pengenalan budaya wajib diketahui oleh anak sejak dini agar memiliki pengetahuan tentang budaya setempat yang menjadi sejarah suatu daerah.

Baca Juga :  Pemkot Kupang Tunda Mutasi Lurah dan Camat

“Cerita rakyat dan tarian harus diperkenalkan kepada anak, sehingga dari kecil mereka mengenal, mencintai budaya hasil leluhur yang dikembangkan dan dilestarikan hingga saat ini,” tambah Dumul.

Cerita rakyat dan aneka tarian tradisional merupakan bentuk kekayaan budaya yang beragam dan memiliki ciri khas tersendiri, namun mulai tergerus akibat adanya teknologi informasi yang semakin maju, sehingga perlu digalakkan lagi sejak dini sebagai warisan leluhur dan identitas bangsa. (Lid)

Share Button

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]