Cuaca Buruk, Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo

0
571
Evakuasi korban kapal tenggelam

NTTTERKINI.COM, Kupang – Kapal Aditya yang di Nakodai oleh Samsudin bersama tiga ABK, penumpang   5 orang dan seorang Guide tenggelam di Pulau Bidadari, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu, 4 Desember 2020, setelah dihantam gelombang tinggi. 
Kepala Bidang Humas Polda NTT, Komisaris Besar Johannes Bangun mengatakan kapal Aditya berangkat dari pelabuhan Labuan Bajo pada Kamis, 2 Januari 2020 menuju Perairan Taman Nasinal Komodo untuk melakukan Trip selama 3 hari dengan rute tujuan pulau kelor, Menjerite, Pulau Rinca dan Pulau Kalong. 
Pada Sabtu 4 Januari 2020 pukul 07.00 Wita Kapal Aditya bertolak dari perairan Siaba menuju Labuan Bajo. Sekira pukul 09.45 Wita Setelah Kapal tiba di perairan Bidadari tiba-tiba muncul badai dan langsung menghantam Kapal yang mengakibatkan Kapal tenggelam.
Kapten Kapal Aditya mengontak melalui Radio ke Kapal Lapiret yang saat itu melintas untuk meminta bantuan mengevakuasi korban dan ABK, kemudian Speed Boat Lapiret dengan cepat mendatangi Kapal yang tenggelam untuk mengevakuasi Korban. 

Pada pukul 10.00 Wita 3 orang korban di bawa dengan menggunakan speed boat menuju pelabuhan PELNI. Pada pukul 11.25 WITA, 3 org korban dilarikan ke RS Siloa. Pada pukul 11.35 Wita 2 orang korban tiba pelabuhan Pelni kemudian langsung  dilarikan menuju RS Siloam.
Semua korban kemudian langsung ditangani oleh medis RS Siloam Labuan Bajo. Korban kapal tenggelam antara lain  Samsudin 42 tahun, Zakariad Betha 29 tahun,  Syafrudin 30 tahun, Albert, Anti, Pya, Cinta, Kokoh Sumarto, dan Adifa.
Kapolres Mabar Ajun Komisaris Besar Handoyo Santoso bersama beberapa anggota Pol Air Mabes Polri dengan menggunakan speed Boat Pol Air langsung terjun Ke TKP guna megevakuasi korban. 

Dia mengtakan penyebab tenggelamnya kapal KM Aditya karena cuaca buruk serta kelalaian dari Kapten Kapal yang berusaha menembus tingginya gelombang sehingga keseimbangan kapal tidak terkendali yang mengakibatkan kapal tenggelam. 
“Saat ini, kondisi 9 orang korban berdasarkan hasil pemeriksaan medis dalam keadaan baik dan sehat,” katanya.
Pada saat berlayar KM. ADITYA pada saat berlayar tidak di lengkapi dengan clerence pass dari Syabandar Labuan Bajo.
Hingga saat ini 9 orang yang terdiri dari Penumpang dan ABK masih berada di RS Siloam Labuan Bajo. (Ado)

Komentar ANDA?