Home / Polkam / Dana Pinjaman Rp9,3 M di PT Flobamor Raib

Dana Pinjaman Rp9,3 M di PT Flobamor Raib

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Suasana sidang paripurna DPRD NTT

NTTTERKINI.COM, Kupang – Komisi III DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT) merekomendasikan agar dilakukan audit investigasi terhadap keuangan PT Flobamor hingga tahun 2018 terutama terkait dana pinjaman dari Bank NTT sebesar Rp9,3 miliar yang raib.

“Komisi rekomendasikan agar dilakukan audit investigasi terkait dana pinjaman dari Bank NTT sebesar Rp9,3 miliar,” kata juru bicara Komisi III DPRD NTT, Reni Marlina Un saat membacakan laporan komisi III yang dibacakan pada sidang paripurna DPRD NTT, Selasa, 18 Juni 2019.

Komisi III menyebutkan dana pinjaman sebesar Rp9,3 miliar dengan bunga Rp85 juta per bulan itu sedianya akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan flobamor regency, tapi tidak dilaksanakan dan uangnya raib entah kemana. “Audit investigasi terutama terkait subsidi kapal dan dana pinjaman itu, katanya.

Baca Juga :  Pilkada Belu Batal Digelar

Selain mempertanyakan anggaran itu, komisi III mengingatkan PT Flobamor untuk meningkatkan laba perusahaan pada 2019, karena target PAD sebesar Rp4 miliar, sedangkan proyeksi pendapatan perusahaan hanya Rp3,5 miliar.

Komisi III memberikan apresiasi kepada PT Flobamor yang telah berhasil memberikan kontribusi bagi PAD senikai Rp500 juta, dan meyakinkan pemerintah pusat, sehingga tiga KMP yang dikelola mendapat subsidi. Tiga KMP itu yakni KMP Pulau Sabu, Sirung dan Ile Boleng.

“Dan keberhasilan mendisversifikasi usaha pengelolaan bengkel otomotif, pengiriman ternak dan rumput laut,” katanya. (Ado)

Share Button

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]