Delapan Warga Bima Disangka Teroris Digelandang ke Polda NTT

1
1371
Ilustrasi penangkapan teroris
Ilustrasi penangkapan teroris
Ilustrasi penangkapan teroris

NTTTERKINI.COM, Kupang – Delapan pria tak dikenal yang dicurigai melakukan aksi terorisme di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu, 21 Desember 2013 digiring ke kantor Mapolda setempat oleh warga yang resah dengan aktivitas pemuda yang diketahui berasal dari Bima, Nusa Tenggara Barat itu.

Warga yang menduga pemuda-pemuda itu adalah teroris meminta kepolisian mengirim mereka kembali ke kampung halamannya di Bima, NTB, karena sangat meresahkan warga.

Warga mencurigai gerak- gerik mereka yang selalu mengamati sejumlah lokasi vital dan rumah warga di daerah itu. Warga takut aktifitas mereka justru akan menggangu perayaan Natal dan Tahun Baru di daerah itu.

“Kami minta polisi memulangkan mereka karena aktifitas mereka meresahkan warga,” kata salah satu tokoh agama, Imanuel kepada wartawan.

Guna menghindari amukan massa terhadap delapan pemuda itu, aparat kepolisian pun mendata dan mengamankan mereka di Mapolda NTT.

Abdul, warga Bima mengaku baru sebulan berada di Kuoang, NTT untuk menyebarkan ajaran agama ke warga di daerah ini. “Saya datang sendiri untuk sebarkan ajaran agama,” katanya.

Namun, mereka umumnya tidak miliki identitas, seperti kartu penduduk (KTP). Warga mengancam akan menduduki Mapolda NTT, jika delapan pemuda itu tidak di pulangkan ke kampung halamannya. (Ado)

Komentar ANDA?