Home / Hukrim / Diduga Lakukan Pungli, Kepala BKPMD Flotim Ditahan

Diduga Lakukan Pungli, Kepala BKPMD Flotim Ditahan

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Yoseph Lagadoni Herin

Yoseph Lagadoni Herin

NTTTERKINI.COM, Kupang – Kepala badan pemberdayaan masyarakat desa (BPMD) Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) Ramly Lamanepa resmi ditahan di rumah tahanan (Rutan) Klas IIB Kupang, Rabu, 15 Januari 2014, terkait dugaan pungutan liar di daerah itu.

Terdakwa ditahan usai menjalani persidangan keempat kalinya di pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Kupang. Sidang yang dipimpin hakim ketua I B Dwiyantara, didampingi anggota Agus Komarudin dan Ansory Sayfudin dengan tegas menolak eksepsi penasehat hukum terdakwa Pieter Hajon. “Dengan ini, kami memerintahkan terdakwa ditahan selama 20 hari,” kata Hakim Dwiyantara.

Kuasa Hukum Ramly Lamanepa, Pieter Hadjon mengatakan pihaknya telah menduga keberatan yang diajukan akan ditolak majelis hakim, karena telah menyentuh materi pokok perkara. “Kami sudah prediksi, keberatan yang diajukan akan ditolak,” katanya.

Baca Juga :  Hendak Dijual ke Malaysia, Remaja Alor Disekap Sebulan

Menurut dia, dakwaan Jaksa penuntut umum (JPU) bahwa terdakwa telah merugikan negara untuk memperkaya diri merupakan dakwaan yang kabur dan tidak jelas. Sebab dalam perkara ini, lanjutnya, negara tidak dirugikan, dan terdakwa tidak memperoleh keuntungan. “Dana yang dikumpulkan dari para Kepala Desa disimpan pada Kasubag Keuangan dan sudah dikembalikan,” katanya.

Kasus pungli ini juga melibatkan Bupati Flores Timur Yoseph Lagadoni Herin yang telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik kejaksaan Larantuka.

Diketahui, Pemerintah kabupaten Flores Timur melalui BPMD menarik retribusi dari para kepala desa di daerah itu sebesar Rp 1 juta yang akan digunakan untuk melakukan lobi- lobi di Jakarta. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]