Home / Hukrim / Diduga Pejabat PDAM Kota Kupang Salahgunakan Wewenang

Diduga Pejabat PDAM Kota Kupang Salahgunakan Wewenang

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Salah satu lokasi pengerjaan pipa PDAM Kota Kupang

NTTTERKINI.COM, Kupang – Salah seorang pejabat di lingkup PDAM Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) diduga menyalahgunakan kewenangannya menggunakan peralatan operasional kantor untuk kepentingan sekelompok orang.

Pejabat yang berinisial YKL (alias Valen), Plt Kasubag Perawatan PDAM Kota Kupang  memanfaatkan jabatannya dengan menggunakan alat kantor untuk kepentingan kelompoknya.

Sesuai data yang diterima media ini menyebutkan Kasubag itu diduga menbuat Rancangan Anggaran Biaya (RAB) di lokasi proyek perbaikan perpipaan PDAM Kota Kupang di seputaran jalan W. Monginsidi Raya kepada perusahaan yang mengerjakan proyek jalan itu sebesar Rp32 juta.

Dalam RAB tersebut disebutkan sejumlah biaya untuk peralatan yang harus diganti mencapai Rp22 juta. Serta biaya pemasangan sebesar Rp4,5 juta, biaya pengelasan Rp 3 juta dan biaya sewa mesin las sebesar Rp 2,5 juta. Ketiga item tersebut juatru dikerjakan sendiri oleh pejabat itu bersama beberapa anak buahnya menggunakan peralatan dari PDAM Kota Kupang.

Baca Juga :  Bentrokan Antarwarga di Solor, Satu Tewas

“Sangat janggal, jika pipa sudah ditanggung perusahaan yang mengerjakan jalan itu. Namun, ada lagi biaya pemasangan, pengelasan dan sewa alat las. Padahal semuanya gunakan alat kantor,” kata sumber media ini, Kamis, 4 Oktober 2018.

RAB itu juga ditandatangani sendiri oleh kasubag itu dengan cap basah dari PDAM Kota Kupang. Bahkan biaya pengerjaan perpipaan yang rusak akibat perbaikan jalan itu diambil tidak sekaligus, tapi di cicil gunakan kuintansi yang keseluruhannya diambil oleh kasubag itu.

Pada 27 Juli 2018, kasubag itu mengambil dana sebesar Rp 3 juta. Kemudian pada 6 Agustus 2018 sebesar Rp 5 juta, 7 Agustus 2018 sebesar Rp 3 juta dan 10 September 2018 sebesar Rp 5 juta.

Baca Juga :  Sidang Perdana, Rudi Soik Didakwa Aniaya Ismail

Penjabat sementara (Pjs) Direktur PDAM Kota Kupang, Marius Seran mengatakan wajar, jika pengerjaan pipa akibat kerusakan jalan menggunakan peralatan dari PDAM. “Wajar saja kalau pengerjaan perpipaan yang rusak menggunakan alat kantor,” tegasnya.

Terkait penyewaan peralatan PDAM untuk mengerjakan kerusakan pipa PDAM itu sendiri, dia mengaku tidal disewakan. “Tidak, mereka gunakan mobil las yang sering digunakan untuk lakukan perbaikan,” tegasnya lagi.

Hingga berita ini diturunkan YKL alias Valen belum berhasil dikonfirmasi wartawan. (*/Ado)

Share Button

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]