Home / Hukrim / Diduga Terlibat Korupsi, Mantan Bupati Nagakeo Ditahan Jaksa

Diduga Terlibat Korupsi, Mantan Bupati Nagakeo Ditahan Jaksa

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Mantan Bupati Nagekeo, Nani Aoh saat menuju mobil tahanan

NTTTERKINI.COM, Kupang – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Nagakeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin, 19 Maret 2018 menahan Mantan Bupati Nagakeo, Yohanes Samping Aoh dan mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nagakeo, Julius Lawotan.

Jaksa juga  menahan satu tersangka lain yakni Petrus Wake, selaku Mantan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Nagakeo.
 
“Ada tiga tersangka yang ditahan Jaksa. Salah satunya mantan Bupati Nagekeo,” kata Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Iwan Kurniawan.
 
Ketiga tersangka ini ditahan terkait kasus dugaan korupsi pembebasan lahan di Nagakeo pada 2012 lalu seluas 14, 5 Ha di Desa Malasere, Kecamatan Aesesa, Nagakeo.
 
Sebelum ditahan,  tersangka diperiksa tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejari Nagskeo di Kejati NTT. Usai diperiksa sebagai tersangka, ketiganya jalanj pemeriksaan kesehatannya oleh dr. Rita Sarambu di ruang klinik Kejati NTT sebelum dibawah ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Kupang.
 
Menurut dia, terkait kasus dugaan korupsi tersebut telah dilakukan tahap II dari tangan penyidik  Kejari Nagakeo ke tangan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Nagekeo.

“Berkasnya langsung dilakukan tahap dua, dari tangan penyidik ke JPU Kejari Nagakeo,” tambah Iwan.
 
Terkait dengan kasus itu negara mengalami kerugian sebesar Rp 3, 4 miliar akibat perbuatan dari ketiga tersangka. Seharusnya lahan 14, 5 Ha tersebut diperuntukan pembangunan rumah susun oleh Pemda Nagakeo, namun dalam perjalanan dialihkan ke pihak ketiga yang kemudian bukan lagi menjadi aset PemdaNagakeo,  tapi jadi milik pihak ketiga tanpa melalui prosedur yang benar.

Pantauan wartawan, ketiga tersangka diperiksa penyidik Kejari Nagakeo dipimpin Kasi Pidsus Kejari Nagakeo, Eddie Sulistio Utomo. Ketiga tersangka diperiksa sejak pukul 10:00 wita hingga pukul 15:30 wita.
 
Usai diperiksa di Kantor Kejati NTT, para tersangka langsung digiring menuju Rutan Kelas IIB Kupang menggunakan mobil tahanan. (*/Dem)

Share Button
Baca Juga :  Diduga Lakukan Pungli, Kepala BKPMD Flotim Ditahan

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]