Home / Wonderful Indonesia / Digigit Komodo, Petugas TNK Dirujuk ke RS Sanglah

Digigit Komodo, Petugas TNK Dirujuk ke RS Sanglah

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Komodo

NTTTERKINI.COM, Labuan Bajo – Dua petugas Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) di Loh Buaya, Pulau Rinca, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang digigit seekor komodo berukuran sekitar dua meter, Rabu, 6 Februari 2013 dirujuk ke Rumah Sakit Sanglah, Denpasar.

“Untuk mendapatkan perawatan intensif, maka dua petugas itu kami rujuk ke rumah sakit Sanglah, Denpasar,” kata Kepala TNK, Sustyo Iryono yang dihubungi NTTTERKINI. Kedua petugas itu yakni Ahmad Main, 50 tahun, polisi hutan (Polhut) dan Usman Li, 35 tahun, petugas koperasi TNK.

Keduanya digigit, Selasa, 5 Februari 2013 lalu di kantor mereka saat jam istirahat. Awalnya, Ahmad Main berada sendiri dalam kantor TNK, tiba-tiba masuk seekor buaya berukuran sekitar dua meter. Ahmad Panik, karena pernah digigit buaya pada 2009 silam.

Baca Juga :  Ditinggalkan Budaya Priyayi, Korpri Go Digital

Ahmad lalu menyelamatkan diri dengan naik ke atas kursi, sambil beteriak minta tolong ke teman-temannya. Namun, ketakutan yang luar biasa membuat Ahmad memilih untuk melompat dari kursi dan hendak kabur. Apa daya, komodo lebih cepat menyambar kaki kirinya. Terjadilah tarik menarik antara komodo dan Ahmad.

Petugas koperasi TNK, Usman Li yang mendengar teriakan Ahmad mencoba membantu melepaskan gigitan komodo itu dengan cara menarik ekor komodo. Alhasil, komodo justru berbalik menyerangnya sehingga mengalami luka robek di bagian kaki kiri. “Komodo sangat sensitif dengan teriakan atau gerakan tiba-tiba,” katanya.

Akibat gigitan komodo itu, kedua mengalami luka robek di bagian kaki sebelah kiri, sehingga harus mendapat jahitan dan perawatan yang lebih intensif. (Ado)

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]