Home / Hukrim / Disweping, Warga NTT di Yogyakarta Cemas

Disweping, Warga NTT di Yogyakarta Cemas

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Suasana Duka-02NTTTERKINI. COM, Kupang – Warga Nusa Tenggara Timur (NTT) di Yogyakarta cemas dengan aksi sweping yang dilakukan kelompok orang tak di kenal ke sejumlah asrama yang dihuni anak-anak asal NTT.

“Kami sudah mendapatkan laporan itu. Kami juga sudah lakukan koordinasi dengan pemeritah Yogyakarta untuk jamin keselamatan anak NTT,” kata Gubernur NTT Frans Lebu Raya kepada wartawan, Minggu, 24 Maret 2013.

Gubernur mengatakan, pemerintah NTT telah melakukan koordinasi dengan pemerintah Yogyakarta, Danrem 161 Wirasakti Kupang, dan Polda NTT untuk menjamin keselamatan anak-anak NTT di Yogyakarta. “Mungkin aksi sweping itu untuk mencari pelaku penembakan terhadap empat putra NTT,” katanya.

Empat putra NTT, Sabtu, 23 Maret 2013 dini hari tewas ditembak kelompok tak di kenal di dalam Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cebongan, Sleman, Yogyakarta. Empat anak NTT yang ditahan itu, terkait kasus dugaan pembunuhan terhadap anggota Kopasus.

Baca Juga :  Beda Data, Pleno Rekapitulasi KPU Kupang Dipending

Empat anak NTT itu, yakni Gamaliel Yemi Tarto Rohi Riwu, 33, warga Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang. Hendrik Angel Sahetapy, 31 tahun, warga Kelurahan Bakunase, Kecamatan Kota Lama. Yohanes Yuan Manbait, warga Kelurahan Kuanino, dan Andrianus Sandragalaja, warga Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo.

Gubernur juga meminta kepada warga NTT di Yogyakarat maupun di NTT agar tenang, dan jangan terpancing dengan isu-isu provokatif yang dapat menimbulkan konflik yang lebih besar. “Jangan percaya pesan pendek yang mersahkan. Tetaplah tenang, karena polisi lagi mengusut kasus itu,” pintanya. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]