Home / Hukrim / Dituduh Tukang Santet, Ketua RW Tewas Dibacok

Dituduh Tukang Santet, Ketua RW Tewas Dibacok

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
ilustrasi

ilustrasi

NTTTERKINI.COM, Kupang – Arnoldus Pai, 50 tahun, ketua RW 01 Dusun satu, Desa Nunbaun, Kecamatan Fatuleu Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Minggu, 21 April 2013 tewas ditebas warganya sendiri, karena dicurigai sebagai dukun santen.

Arnoldus tewas dengan mengenaskan dengan kondisi leher nyaris putus, setelah ditebas menggunakan parang oleh Daniel Tafuakan, 41 tahun, saat pulang melayat putri pelaku yang meninggal dunia. Korban dicurigai pelaku sebagai tukang santet yang menyebabkan anaknya meninggal dunia.

Kecurigaan pelaku sangat kuat, karena dua sebelumnya korban tertangkap basah membuang empat buah batu kerikil dan menggosokan telapak kakinya di pintu rumah pelaku. Hal itu diyakini sebagai bagian dari ritual santet.

Baca Juga :  Polisi Amankan 19 Calon TKW Ilegal

Pelaku yang tersulut emosi, langsung menebas korban dengan parang di bagian leher dan kaki usai melayat anak pelaku yang meninggal. Dari hasil otopsi ditemukan luka menganga akibat hantaman benda tajam di leher korban, serta luka di paha kiri. “Ada luka menganga di bagian leher yang nyaris putus, dan paha kiri,” kata dokter Made, tim forensik Polda NTT.

Kepada penyidik, pelaku mengaku dendam dan sudah berniat untuk menghabisi korban, karena telah menyebabkan putrinya meninggal dunia. “Saya dendam, karena dia mengguna-gunai anak saya hingga meninggal,” katanya.

Wakapolres Kupang, Kompol Anton mengatakan, usai membantai korban, pelaku mengamankan diri di kantor kecematan setempat, dan menyerahkan diri ke polisi. Dari hasil pemeriksaan sementara, korban nekat menghabisi korban, karena diduga telah menyantet anaknya, hingga menderita sakit sebulan dan meninggal. “Dia (Pelaku) menuduh orang itu (Arnoldus) sebagai tukan santet,” katanya. (Cay)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]