Home / Hukrim / Divonis 4 Tahun Penjara, Terdakwa Korupsi Menangis

Divonis 4 Tahun Penjara, Terdakwa Korupsi Menangis

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Palu Hakim

NTTTERKINI.COM, Kupang – Lima terdakwa korupsi pengadaan alat-alat kontrasepsi pada Dinas Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKB) Kabupaten Rote Ndao tahun anggaran 2010 sebanyak 128 unit menangis saat hakim memvonis mereka empat tahun penjara.

Isak tangis itu terdengar, sesaat setelah hakim Agus Komarudin didampingi dua hakim anggotanya Fery Haryanta dan Jult Lombang Gaol membacakan putusan pada sidang yang digelar di pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Kupang, Senin, 18 Februari 2013.

Kelima terdakwa itu yakni panitia provisional hand over (PHO) di dinas tersebut, dokter Rina Sutjiati, Mustaqim Geger, Josephus Bolla, Jeremias Panie dan Hermanus Foeh.

Hakim menilai terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan meyakinkan telah melakukan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan alat-alat kontrasepsi pada Dinas KKB Kabupaten Rote Ndao. “Tidak ada hal-hal yang bisa menghapus perbuatan terdakwa,” kata Hakim Ketua, Komarudin.

Baca Juga :  Cemar Nama Baik di Facebook, Yohanes Philipus Dipolisikan

Selain divonis 4 tahun penjara, majelis hakim juga mewajibkan para terdakwa membayar denda sebesar Rp 200 juta subsider 6 bulan penjara. Jika, dalam waktu satu minggu tidak membayar denda tersebut.

Kuasa hukum para terdakwa, Melkianus Ndaomanu menilai putusan yang dijatuhkan hakim terlalu tinggi, sehingga pihaknya masih memiliki upaya hukum lainnya, seperti banding. “Kami hormati putusan hakim, tapi masih ada upaya hukum lain yang bisa dilakukan,” katanya.

Kelima terdakwa ini diduga terlibat dalam proyek pengadaan alat kontrasepsi di Dinas Kependudukan dan Keluarga Berencana Kabupaten Rote Ndao tahun 2008 yang merugikan negara Rp 305 juta. (Dem)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]