Home / Polkam / DKPP Pecat 10 Penyelenggara Pemilu di NTT

DKPP Pecat 10 Penyelenggara Pemilu di NTT

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Sosialisasi kode etik pemilu oleh DKPP

Sosialisasi kode etik pemilu oleh DKPP

NTTTERKINI.COM, Kupang – Dewan Kehoramatan Penyelanggara Pemilu (DKPP) memecat 10 penyelenggara pemilu, diantaranya anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas pemilu (Panwaslu) di tiga kabupaten.

“Di NTT sudah 10 penyelenggara pemilu yang dipecat,” kata anggota DKPP Saut Hamonangan Sirait di sela-sela acara sosialisasi kode etik penyelenggara pemilu di Kupang, Jumat, 6 Desember 2013.

Sepuluh penyelenggara pemilu yang dipecat, diantaranya lima anggota KPU Nagekeo, Ketua KPU Timor Tengah Selatan, terakhir tiga anggota KPU Sumba Barat Daya. Sedangkan, Panwaslu hanya satu yakni Ketua Panwaslu Sumba Barat Daya.

Dalam kurun waktu dua tahun terakhir sejak 2012- 2013 DKPP telah memecat sebanyak 115 penyelenggara pemilu yang tersebar di seluruh Indonesia. “Sejak menjabat sebagai anggota DKPP tahun 2012 lalu, kami telah memberhentikan sebanyak 115 anggota penyelenggara pemilu,” katanya.

Baca Juga :  Kampanye Frenly di Belu Makan Korban

Tahun 2013, menurut dia, dari total pengaduan yang masuk ke DKPP sebanyak 574 kasus sebanyak 84 anggota penyelenggara pemilu yang dipecat. Sedangkan tahun 2012 sebanyak 31 anggota yang dipecat.

Penyelenggara pemilu yang diberhentikan, katanya, karena melanggar kode etik yakni mendukung salah satu pasangan calon dalam penyelenggara pemilu kepala daerah (Pilkada). “Anggota KPU dan Panwaslu yang dipecat, karena memihak kepada calon tertentu dalam penyelenggaraan pemilu,” katanya.

Dia mengatakan, guna mengantisipasi terjadi lagi pemecatan, maka pihaknya gencar melakukan sosialisasi bagi penyelenggara pemilu. “Mereka masih baru, jadi perlu peringatan dini terkait penyelenggaraan pemilu,” katanya. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]