Home / Polkam / DPRD Rekomendasi Pembatalan Penetapan Batas Matim-Ngada

DPRD Rekomendasi Pembatalan Penetapan Batas Matim-Ngada

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Anggota DPRD NTT, Leo Ahas

NTTTERKINI.COM, Kupang – Panitia khusus (Pansus) DPRD Manggarai Timur (Matim) meminta penetapan tapal batas antara Matim dan Ngada oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Pemerintah Matim harus dibatalkan, karena dinilai tidak prosedural.

Dalam pernyataan sikap DPRD Matim yang ditandatangani Ketua DPRD Matim, Lucius Modo, Wakil Ketua I, Filfridus Jiman dan Wakil Ketua II, Gorgonius Bajang yang diterima media ini, Rabu, 28 Agustus 2019 menyatakan terkait penyelesaian tapal batas antara Matim dan Ngada yang ditetapkan di Kupang pada 14 Mei 2019 adalah cacat prosedural dan cacat substansi sehingga perku dibatalkan.

DPRD meminta agar Pemda Manggarai Timur mempertahankan batas dengan Ngada sesuai UU No 36 tahun 2007 tentang pembentukan Manggarai Timur.

Baca Juga :  Puluhan Ribu Warga Meriahkan Festival Sarung Tenun

Dalam laporan tersebut, DPRD Matim juga memberikan rekomendasi yakni meminta Pemda Matim membatalkan kesepakatan bersama penyelesaian tapal batas tersebut.

Meminta Pemda Matim melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat tentang proses dabmn tahapan penyelesaian perselisihan batas antara Manggarai Timur dan Ngada.

Meminta Pemda Manggarai Timur untuk menyampaiakan rekomendasi DPRD ini kepada Gubernur NTT dan Kemendagri.

Rekomendasi DPRD ini telah diserahkan kepada DPRD NTT untuk ditindaklanjuti. “Benar, kami sudah terima hasil pansus dari DPRD Manggarai Timur, dan akan kami tindaklanjuti,” kata Sekretaris Komisi I DPRD NTT, Leo Ahas. (Ado)

Share Button

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]