Home / Ekbis / Dua Pekan Pelayaran Antarpulau di NTT Lumpuh

Dua Pekan Pelayaran Antarpulau di NTT Lumpuh

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Kapal Fery sedang berlabuh di Pelabuhan Bolok, Kupang (foto/MI)

NTTTERKINI.COM, Kupang – PT Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) cabang Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah dua pekan ini menutup pelayaran antarpulau, karena gelombang tinggi masih mengancam perairan NTT.

Penutupan pelayaraan ini sudah dilakukan sejak 7 Januari 2013 lalu. Akibatnya antrean kendaraan di pelabuhan Bolok, Kabupaten Kupang meningkat. Sekitar 40 truk pengangkut bahan kebutuhan pokok mengantre di pelabuhan tersebut.

“Sesuai laporan BMKG, gelombang di perairan masih tinggi. Di dekat dermaga saja gelombang tinggi,” kata Manajer Operasi PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang, Hermin Welkis, Senin, 21 Januari 2013.

Menurut dia, ketinggian gelombang di perairan NTT masih berkisar 3-4 meter. Karena itu, Dia meminta warga yang ingin bepergian bersabar hingga cuaca kembali normal. “Seluruh armada pelayaran tidak akan dioperasikan saat ini, karena gelombang tinggi membahayakan pelayaran,” katanya.

Baca Juga :  Merpati Tambah Frekuensi Penerbangan di NTT

Sesuai pantauan, empat armada pelayaran milik ASDP masih berlabuh di pelabuhan Bolok, yakni Kapal Motor (km) Cucut, Balibo, Ile Mandiri, dan Rokatenda. Sedangkan, dua kapal lainnya yakni KM Uma Kalada yang tertahan di Pelabuhan Teluk Gurita, Kabupaten Belu sejak dua pekan lalu. “KMP Uma Kalada baru akan bergeser ke Pelabuhan Bolok, Senin ini,” katanya.

Adapun KMP Ile Ape tertahan di Pelabuhan Waingapu, Sumba Timur dan belum bisa bertolak ke Kupang, karena harus harus melintasi Laut Sawu yang bergelombang tinggi. “Diharapkan dalam waktu dekat ini, pelayaran sudah bisa di buka,” katanya. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]