Home / Polkam / Dugaan Korupsi Kapal Ikan, Dina Dituntut 4,5 Tahun

Dugaan Korupsi Kapal Ikan, Dina Dituntut 4,5 Tahun

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Ilustrasi

Ilustrasi

NTTTERKINI.COM, Kupang – Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan satu unit kapal ikan pada Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Timur Tengah Utara (TTU) tahun anggaran 2009 senilai Rp 285 juta, Dina Tupen dituntut selama 4 tahun 6 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Tuntutan itu disampaikan JPU Yance Wettimen dalam sidang dugaan korupsi kapal ikan yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang, Senin, 30 September 2013.

“Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan orang lain dengan tujuan memperkaya diri sendiri, orang lain atau suatu korporasi, maka dituntut 4, 5 tahun penjara,” kata Yance.

Baca Juga :  Kepengurusan Golkar NTT Didominasi Generasi Muda

Dina Tupen adalah Direktur CV Ina Mandiri yang mengerjakan proyek pengadaan kapal ikan itu yang merugikan negara Rp 121 juta.

Selain itu, JPU juga mewajibkan terdakwa membayar denda sebesar Rp 200 juta subsider 3 bulan penjara. Kuasa hukum terdakwa, Errest Kause mengaku akan mengajukan pembelaan terhadap tuntutan JPU. “Kami akan mengajukan pembelaan atas tuntutan JPU tersebut,” katanya.

Proyek itu kapal ikan itu tidak selesai dikerjakan, namun dibayar 100 persen oleh mantan kadis perikanan dan kelautan Kabupaten TTU Maximus Tanesib yang telah ditetapkan juga sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Klas IB Kupang. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]