Home / Hukrim / Dugaan Korupsi Rp 77 M, Pemeriksaan Bupati Sabu Dilanjutkan

Dugaan Korupsi Rp 77 M, Pemeriksaan Bupati Sabu Dilanjutkan

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

NTTTERKNI.COM, Kupang – Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur, Rabu, 21 Mei 2014 kembali melanjutkan pemeriksaan terhadap Bupati Sabu Raijua Marthen Dira Tome terkait dugaan korupsi dana pendidikan luar sekolah (PLS) tahun 2007 sebesar Rp 77 miliar.

“Pemeriksaannya diskors dan dilanjutkan pagi ini,” kata Humas Kejati NTT Ridwan Angsar. Bupati Sabu Raijua diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dana PLS itu. Kala itu, Bupati Sabu Raijua masih menjabat sebagai Kasubdin PLS Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT.

Bupati Sabu, Selasa, 20 Mei 2014 sempat menjalani pemeriksaan oleh penyidik Kejati NTT selama 9 jam sejak pukul 10.00 hingga 19.00 Wita. Namun, pemeriksaan diskorsing oleh penyidik, dan baru akan dilanjutkan pagi ini.

Baca Juga :  Korupsi Pagar Divonis 4 Tahun Penjara

Menurut dia, Bupati Sabu Raijua ditanya terkait pengelolaan dan penyaluran dana PLS ke ribuan kelompok belajar di daerah itu. Bupati Sabu Raijua mengaku bahwa penyaluran dana PLS dilakukan oleh forum yang dibentuk Kasubdin PLS kala itu, telah menyalahi aturan. “Seharusnya dana itu disalurkan ke rekening kelompok belajar, bukan melalui forum,” katanya.

Dia menambahkan menurut pengakuan Bupati Sabu Raijua, seluruh dana PLS itu dikelola oleh forum, seperti pengadaan kebutuhan kelompok belajar, dan sisa dananya baru ditarnsfer ke rekening kelompok belajar. “Jadi dana itu dikelola oleh forum yang dibentuk PLS. Itu pelanggaran,” katanya.

Saat pemeriksaan Bupati Sabu Raijua tidak didampingi kuasa hukum, namun kedatangannya ke kantor Kejati NTT membawa serta ratusan pendukungnya yang rata-rata adalah pimpinan kelompok belajar. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]