Home / Sosbud / Empat Kali Gempa Guncang Sumba Timur 

Empat Kali Gempa Guncang Sumba Timur 

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Ilustrasi

NTTTERKINI.COM, Kupang – Gempa berkekuatan M=5,2 M=5,3 M=5,9 dan M=6,0 sejak pukul 06.12.03 hingga 07.16.47 mengguncang Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa, 2 Oktober 2018.

Berdasarkan Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki (setelah pemutakhiran). Episenter gempabumi pertama terletak pada koordinat 10,65 LS dan 120,18 BT, sementara episenter gempabumi kedua terletak pada koordinat 10,54 LS dan 120,20 BT, episenter ketiga terletak pada koordinat 10,60 LS dan 120.20 BT, dan episenter keempat 10.52 LS 120.18 BT dengan kedalaman 21 km arah selatan Kota Waingapu, Sumba Timur.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter pada keempat gempabumi tersebut, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia menyusup di bawah Lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi di wilayah Samudera Hindia Selatan Bali-Nusa Tenggara ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar naik (Thrust Fault).

Baca Juga :  Empat Kali Gempabumi Guncang Manggarai

Guncangan gempabumi yang pertama dilaporkan dirasakan di Waingapu dengan skala intensitas II SIG-BMKG (II-III MMI), kemudian guncangan gempabumi yang kedua dilaporkan dirasakan di Waingapu dengan skala intensitas II SIG-BMKG (III MMI), guncangan gempabumi ketiga dirasakan di Waingapu dan Tambolaka II SIG-BMKG (IV MMI). Guncangan gempabumi keempat dirasakan cukup kuat antara lain di Baing III SIG-BMKG (VI MMI), Haharu II SIG-BMKG (V MMI), Waingapu II SIG-BMKG (IV MMI), Nihiwatu, Tambolaka dan Waikelo II SIG-BMKG (II-III MMI), serta Bima dan Dompu II SIG-BMKG (III MMI). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami.

Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Baca Juga :  Gempa Sumba, Warga Kampung Bugis dan Cempaka Putih Mengungsi

Guncangan gempa itu mengkibakan aspal di atas badan jembatan Wula di Desa Wula, Kecamatan Wula Waijelu, Sumba Timur retak.

“Retaknya di aspal di jembatan, bukan pada kontruksi jembatan,” kata Bupati Sumba Timur Gideon Mbilijora. (*/Ado)

Share Button

Komentar ANDA?

Tags : # #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]