Home / Polkam / Empat Parpol Tarik Dukungan untuk BBM

Empat Parpol Tarik Dukungan untuk BBM

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Beny Bosu-Mel Adoe saat mendaftar ke KPU NTT (foto/tribun)

NTTTERKINI.COM, Kupang – Empat partai politik (Parpol) yang mendukung pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Beny Bosu dan Melkianus Adoe 2018 menarik dukungannya di KPU setempat. Pasalnya, kesepakatan antara parpol dan pasangan calon belum dipenuhi.

Empat parpol itu yakni Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Indonesia Baru, Partai Patriot dan Partai Bintang Reformasi. “Kami menarik dukungan dari pasangan calon itu, karena kesepakatan antara parpol dan pasangan calon tidak di penuhi,” kata Ketua DPW PBB NTT, Ahmad Sharif kepada wartawan, Senin, 28 Januari 2013.

Beny Bosu dan Melkianus Adoe didukung oleh 15 parpol non seat untuk mendaftar ke KPU sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTT periode 2013-2018. 15 parpol itu, Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia, PDP, PNI Marhainis, PKNU, PNBKI, Merdeka, Buruh, PNUI, PSI, Barnas dan PIS, serta Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Indonesia Baru, Partai Patriot dan Partai Bintang Reformasi.

Baca Juga :  Nasdem Kota Kupang Gelar Pengobatan Gratis

Informasi yang dihimpun menyebutkan penarikan dukungan itu dilakukan empat parpol itu, karena Beny Bosu dan Melkianus Adoe belum memenuhi kesepakatan terkait pembiayaan parpol sebesar Rp 100 juta yang sudah menjadi kesepatakan antara kedua pihak. Karena Beny Bosu dan Mel Adoe baru membayar Rp 12 juta, sisa Rp 88 juta belum dilunasi hingga saat ini.

Menurut dia, pasangan calon itu berjanji akan menyelesaikan masalah itu sebelum perbaikan berkas ke KPU, namun hingga batas waktu yang ditentukan masalah itu tidak terselesaikan.
Karena itu, empat parpol tersebut tidak menandatangi format B1 dan B2 sebagai syarat yang harus dilengkapi pasangan calon. KPU NTT merekomendasikan agar pasangan calon ini melengkapi berkas B1 dan B2 yang belum ditandatangani empat parpol. “Hingga batas akhir, saya berada di kampung (Pulau Flores) masalah itu juga belum diselesaikan,” katanya.

Ketua Tim Sukses pasangan Calon Beny Bosu-Melkianus Adoe, Geby Mboeik membantah adanya penarikan dukungan dari empat parpol tersebut. “Tidak ada partai yang tarik dukungan untuk pasangan calon ini,” katanya.

Baca Juga :  Pemprov NTT Butuh 300 Tenaga Akuntansi

Dia juga membantah format B1 dan B2 tidak ditandatangani oleh empat parpol tersebut. Karena pada saat pendaftaran pasangan calon ini dinyatakan memenuhi syarat 15,20 persen. Bahkan, lanjutnya, saat perbaikan berkas, dirinya memasukan semua berkas termasuk format B1 dan B2 ke KPU. “Hanya tertinggal AD/ART partai Bulan Bintang, namun akhirnya kami masukan sebelum pukul 24.00 Wita,” katanya.

Bantahan juga disampaikan terkait adanya dugaan money politik antarparpol dan pasangan calon itu. Karena koalisi parpol telah sepakat tidak menggunakan uang dalam koalisi itu. “Ini bukan money politik. Kami sudah komitmen tidak gunakan uang dalam koalisi ini,” katanya.

Namun dia mengakui adanya uang jaminan yang merupakan kesepakatan antara koalisi dan pasangan calon. “Jaminan itu juga ada aturan mainnya,” kata Geby. Dengan penarikan dukungan ini, maka pasangan calon Beny Bosu dan Melkianus Adoe terancam gugur sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT periode 2013-2018. (Ado)

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]