Home / Hukrim / Empat Tersangka Korupsi Rp 43 M Masih Buron

Empat Tersangka Korupsi Rp 43 M Masih Buron

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Ilustrasi

Ilustrasi

NTTTERKINI.COM, Kupang – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT) masih mengejar empat tersangka dugaan korupsi pembangunan dermaga di Flores Timur dan Alor dengan nilai proyek mencapai Rp 43 miliar.

“Empat tersangka itu sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” kata Asisten Pidana Khusus (Aspidus) Kejati NTT Gaspar Kase di Kupang, Rabu, 11 November 2015.

Empat tersangka yang buron diantaranya Ramlan, salah satu kontraktor proyek itu. Selain itu, terdapat tiga orang panitia PHO yakni Sofiyah, Adi Nugraha Suryadi, dan Slamet Maryot.

Menurut dia, pihaknya telah mengetahui tempat persembunyian keempat tersangka itu, namun masih kesulitan membekuk mereka, karena sering berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. “Mereka tidak menetap di satu tempat, karena sering berpindah- pindah,” katanya.

Baca Juga :  KPK Belum Tangani Dugaan Korupsi Bansos NTT

Dia berharap berharap para tersangka segera menyerahkan diri kepada Kejati NTT agar tidak menghambat proses hukum kasus tersebut. Selain itu, para tersangka juga tidak lagi merasa dikejar penegak hukum. “Dengan menyerahkan diri maka proses hukum tidak terhambat karena sikap para tersangka,” ujarnya.

Umar, kuasa hukum para tersangka meminta para tersangka tidak dijadikan buronan oleh Kejati NTT. Dia berharap agar para tersangka dalam waktu dekat menyerahkan diri agar tidak menghambat proses hukum dalam kasus itu. “Saya juga berharap agar mereka menyerahkan diri,” katanya. (Ado)

Share Button

Komentar ANDA?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]