Home / Polkam / Esthon: Pilih Gubernur Bukan Berdasarkan Suku dan Agama

Esthon: Pilih Gubernur Bukan Berdasarkan Suku dan Agama

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Esthon Foenay

Esthon Foenay

NTTTERKINI.COM, Kupang – Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Esthon Foenay mengatakan memilih pemimpin di NTT bukan berdasarkan suku dan agama, tapi kualitas. Karena NTT butuh perubahan.

“Hal-hal yang berbau primordialisme harus dibuang jauh-jauh,” kata Esthon Foenay kepada NTTTERKINI.COM di Kupang, Senin, 1 April 2013. Pernyataan Esthon menanggapi beredarnya isu primordialisme menjelang pelaksanaan pemilu kepala daerah (Pilkada) Gubernur NTT periode 2013-2018 putaran kedua, 15 Mei 2013.

Isu tentang primordialisme terkait suku dan agama harus dihilangkan, karena yang dibutuhkan NTT adalah seorang pemimpin yang berkulitas dan diharapkan bisa membawa perubahan yang cepat dan tepat. “Makanya sejak awal, saya pakai nama Esthon- Paul, bukan nama samaran lainnya,” katanya.

Baca Juga :  Esthon-Paul Unggul Sementara di Pilgub NTT

Karena itu, Esthon meminta seluruh pendukungnya dan warga NTT untuk tetap menjaga suasana aman dan harmonis menjelang dan saat Pilkada putaran kedua. “Tapi harus tetap dijaga suasana aman dan harmonis,” katanya.

Menjelang Pilkada Gubernur NTT putaran kedua antara Esthon Foenay- Paul dan Frans Lebu Raya- Beny Litelnony, banyak beredar pesan pendek (SMS) yang mengatasnamakan suku dan agama. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]