Home / Polkam / Esthon-Rotok Janji Perjuangkan Provinsi Flores

Esthon-Rotok Janji Perjuangkan Provinsi Flores

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

IMG_5161NTTTERKINI.COM, Kupang – Pasangan bakal calon (Balon) Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Esthon Foenay dan Christian Rotok dalam deklarasi kebangsaan menyatakan komitmen politik dalam memperjuangkan Pulau Flores menjadi daerah otonom, sebagai provinsi baru, jika terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur NTT.

“Ini merupakan komitmen politik Esthon-Chris, kedepan menginginkan pulau Flores sebagai daerah otonom baru. Ini satu langkah yang sangat bagus, aspirasi rakyat akan di perjuangkan hingga titik akhir untuk Flores jadi provinsi,” kata Esthon saat pidato pada deklarasi Esthon- Kris, Sabtu, 07 Oktober 2017.

Menurut dia, ada banyak keinginan untuk pembentukan daerah otonom baru, termasuk provinsi Flores. Walaupun masih terkendala aturan, namun perlu diperjuangkan.

Baca Juga :  Bawaslu Proses Perekrutan 4.404 Pengawas Pilgub NTT

Esthon- Kris juga berjanji akan memberikan dukungan politik bagi kabupaten yang hendak mekar dan membentuk daerah otonom baru demi kepentingan warga dalam meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan rakyat.

“Ada banyak kerinduan dari pulau dan kabupaten yang ingin untuk menjadi provinsi atau daerah otonom bar. Kami akan beri dukungan untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat,” tambah Esthon.

Pada kesempatan itu, Esthon- Kris juga telah menyiapkan beberapa program, jika terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur NTtlT, diantaranya pendidikan yakni memanfaatkan potensi 56 pendidikan tinggi yang ada, membangun komitmen kerjasama internasional dengan negara tetangga Timor Leste, Australia Utara, Malaysia dan Hongkong terkait tenaga kerja illegal.

Baca Juga :  Ansor: Koalisi Golkar- NasDem di Pilgub NTT Belum Final

Membuka peluang bagi investor untuk berinvestasi di NTT. Di bidang Kesehatan dan infrastruktur serta tata penyelenggaraan pemerintahan akan di berikan kewenangan sesuai dengan otoritas daerah masing-masing.

“Secara khusus untuk tata penyelenggaraan pemerintahan, kami akan berikan otoritas kewenangan sesuai dengan jiwa dan roh otonom daerah itu, dalam pelaksanaan pembangunan dan pemerintahan di tingkat Kabupaten, Kecamatan dan desa,” ujarnya. (Lid)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]