Home / Wonderful Indonesia / Fasilitas Umum Tempat Wisata Perlu Dibenahi

Fasilitas Umum Tempat Wisata Perlu Dibenahi

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Seminar pariwisata Kota Kupang

NTTTERKINI.COM, Kupang – Wali kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jefri Riwu Kore mengatakan perlu ada pembenahan serta penambahan sejumlah fasilitas umum di tempat-tempat wisata yang ada di Kota Kupang.

“Kami harus benahi dulu fasilitas umum agar ada pelayanan maksimal demi memajukan pariwisata di Kota Kupang,” Kata Wali kota Kupang, Jefri Riwu Kore saat membuka seminar pengembangan pariwisata, Selasa, 3 Juli 2018.

Menurut dia, ada sejumlah fasilitas umum yang tidak tersedia di tempat-tempat umum seperti toilet  yang menjadi tujuan warga diantaranya tempat wisata kuliner.

“Ini persoalan sepele, namun kami belum bisa benahi dengan baik dari sisi infrastruktur, kebersihan dan penyediaan fasilitas umum,” tambah Jefri.

Baca Juga :  TdF 2017, Flores Timur Siapkan Parade Budaya Sepanjang Jalan

Pembenahan fasilitas umum di tempat wisata diantaranya yakni tersedianya kamar mandi atau toilet, papan informasi, dan tempat sampah yang memadai agar menciptakan suasana nyaman, aman dan sekaligus ikut menjaga dan melestarikan keindahan kawasan wisata.

Kepala Bidang Industri Pariwisata Kota Kupang, Eustakhius Matheus mengatakan untuk memajukan pariwisata di Kota Kupang, pihaknya telah mengajukan empat rancangan peraturan daerah (Ranperda)

“Untuk mampu berdaya saing dalam mengembangan pariwisata di kota
Kupang, maka perlu ada legitimasi hukum yang mengatur,” katanya.

Menurut dia, ada empat acuan yang tertuang dalam ranperda tersebut diantaranya mengatur masalah destinasi, kelembagaan pariwisata termasuk sumber daya, industri dan jasa pariwisata serta pemasaran pariwisata.

Baca Juga :  Posting Foto Demo Mengerikan Ganggu Pariwisata

“Kadang kami tidak tahu harus memulai aktifitas pariwisata dari mana, sehingga perlu ada standar dan acuan yang mengatur dengan jelas dalam melaksanakan pengembangan pariwisata itu sendiri,” tambah Matheus.

Ketua Komisi II DPRD Kota Kupang, Melkianus Asanab mengatakan sebagai bagian dari pelayanan serta kemajuan pariwisata, maka ranperda tersebut sangat efisien dalam menunjang tujuan tersebut.

“Ranperda yang di buat dan di rancang harus bermanfaat agar dapat menunjang kemajuan pariwisata sekaligus mampu mensejahtekan warga Kota Kupang,” kata Melkianus.

Destinasi- destinasi wisata yang terletak di Kota Kupang diantaranya 26 lokasi wisata alam, 24 lokasi wisata budaya, 10 objek wisata buatan, wisata religi dan 12 titik wisata kuliner. (Lid)

Share Button

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]