Home / Hukrim / FKM Flobamora Kawal Kasus LP Cebongan

FKM Flobamora Kawal Kasus LP Cebongan

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Jenasah korban penembakan LP Cebongan saat di jemput di Bandara El Tari Kupang.

Jenasah korban penembakan LP Cebongan saat di jemput di Bandara El Tari Kupang.

NTTTERKINI.COM, Kupang – Forum Komunikasi Masyarakat (FKM) Flobamora, Jakarta Wadah Berhimpunnya Masyarakat Nusa Tenggara Timur di Jakarta berjanji akan mengawal kasus penembakan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cebongan, Sleman, Yogyakarta yang menewaskan empat anak NTT.

Sebagi bukti, FKM mendatangi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) beberapa waktu lalu. Mereka menyampaikan beberapa tuntutan terkait tragedi kemanusaiaan di LP Cebongan, Sabtu, 23 Maret 2013 pukul 01.30 WIB.

Dalam siara pers yang diterima redaksi NTTTERKINI.COM, yang dirilis Frans Watu, salah satu Ketua FKM Flobamora yang juga aktivis Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) menyatakan tragedi kemanuasian yang keji dan merupakan pelanggaran HAM berat. “Itu merupakan pelanggaran HAM berat, maka kami mendukung langkah Komnas HAM mengungakap kasus tersebut,” kata Frans.

Baca Juga :  Tak Diberi Uang, Bocah SD Nekat Gantung Diri

FKM juga berjanji akan terus mengawal semua proses sampai tersingkap pelakunya dan dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku. Dia menilai tragedi LP Cebongan telah melecehkan Negara sebagai suatu institusi, karena justru di suatu lembaga Negara yang seharusnya melindungi masyarakatnya, justru tragedi itu terjadi. “Di mana Negara saat ini? Kalau tidak diungkap tuntas kasus ini maka kewibawaan Negara justru yang diinjak-injak dan makin rusaklah tatanan hukum di nagara ini,” tegasnya.

Komnas HAM yang diwakili Natalius Pigai mengatakan Anggota Komnas HAM sedang berada di Yogyakarta melaksanakan tugas kemanusiaannya untuk mengungakp tragedi yang menewaskan 4 anak NTT itu. “Komnas HAM sudah ke sana untuk melakukan investigasi. Nanti akan disampaikan hasilnya,” katanya.

Baca Juga :  Tertangkap Selingkuh, PNS NTT Akan Dibina

Empat putra NTT yang menjadi korban penembakan di LP Cebongan yakni Gamaliel Yemi Tarto Rohi Riwu, 33, Hendrik Angel Sahetapy, 31 tahun, Yohanes Yuan Manbait, dan Andrianus Sandragalaja. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]