Home / Polkam / Frenly Ungkap Kemenangan di MK

Frenly Ungkap Kemenangan di MK

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Frenly bersama tim kuasa hukum saat memberikan keterangan pers kepada wartawan

Frenly bersama tim kuasa hukum saat memberikan keterangan pers kepada wartawan

NTTTERKINI.COM, Kupang – Pasangan calon Frans Lebu Raya- Beny Litelnoni (Frenly) mengungkap kemenangan di Mahkamah Konstitusi (MK) dari awal hingga akhir persidangan yang memenangkan pasangan calon itu.

Dalam konfrensi pers yang digelar di kediaman Frans Lebu Raya, Sabtu, 29 Juni 2013 petang, para kuasa hukum Frenly, Marsel Radja, Jhon Rihi dan Chen Abubakar menjelaskan secara detail tanda-tanda kemenangan pasangan calon itun di MK.

Jhon Rihi mengatakan tanda-tanda kemenangan Frenly telah terlihat sejak sidang perdana, dimana majelis hakim meminta agar tuntutan yang disampaikan pasangan calon Esthon- Paul diperbaiki dengan memberikan deadline waktu hingga pukul 08.00 Wita, namun kuasa hukum pasangan calon itu terlambat memasukan berkas perbaikan itu. “Kami sudah yakin menang, karena gugatan yang diajukan kabur dan tidak jelas,” kata Jhon Rihi.

Baca Juga :  Dukcapil Kota Keluarkan 3 Ribu SK Pengganti e-KTP

Kuasa hukum lainnya, Marsel Radja mengatakan, tanda-tanda kemenangan terlihat setelah para saksi yang diajukan pasangan calon Esthon- Paul justru membantah dalil-dalil yang dipersoalkan di MK, seperti dugaan pengerahan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Sumba Barat Daya dan Lembata, serta dugaan money politik di Flores Timur dan Timor Tengah Selatan (TTS). “Sikka yang paling berat, namun saksi Esthon- Paul justru membantah sendiri dalil yang diadukan ke MK,” katanya.

Hal senada diungkapkan Chen Abubakar bahwa keyakinan menang mulai terlihat sejak sidang perdana hingga pemeriksaan saksi-saksi di MK. “Kami yakin menang saat pemeriksaan itu,” katanya.

Dalam keputusannya sebanyak 124 halaman, MK memutuskan menolak permohonan pemohon (Esthon- Paul) serta menolak eksepsi yang diajukan tergugat. Artinya tidak ada pihak yang dimenangkan MK, dan proses Pilgub NTT dikembalikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags : # # #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]